Home

Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Skripsi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Skripsi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Oktober 2012

SKRIPSI Pendidikan Bahasa Jepang: PENGARUH PEMBERIAN MOTIVASI DENGAN MODEL ARCS TERHADAP HASIL BELAJAR HURUF HIRAGANA SISWA SMK SMIP YPPT BANDUNG

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah dilatar belakangi oleh kesulitan siswa dalam mempelajari huruf Jepang, khususnya huruf hiragana. Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah kesulitan dalam mengingat huruf, kesulitan dalam membaca atau mengucapkannya, kesulitan dalam membedakan huruf, serta kesulitan dalam menulis huruf dengan urutan yang benar.  Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dalam penelitian ini penulis memberikan solusi melalui pemberian motivasi dengan model ARCS dalam pembelajaran huruf hiragana. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran serta pengaruh yang signifikan dari hasil belajar siswa dan mengetahui tanggapan siswa mengenai pemberian motivasi dengan model ARCS terhadap hasil belajar huruf hiragana.  Penelitian ini menggunakan metode “Pre-Experimental” dengan desain eksperimen yang digunakan adalah “One Group Pretest-Posttest Design”. Sampel atau sumber data penelitian ini adalah siswa kelas X AP (Akomodasi Perhotelan) 1 SMK SMIP YPPT Bandung tahun ajaran 2011/2012 yang berjumlah 30 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes dan angket.  Dari hasil analisis data diketahui bahwa pemberian motivasi dengan model ARCS terhadap hasil belajar huruf hiragana memberi pengaruh yang signifikan kepada siswa. Hal ini dibuktikan dengan berhasilnya guru memberikan motivasi terhadap siswa yang menunjukkan dengan perolehan t_hitung sebesar 30,55 yang lebih besar dari nilai signifikansi t_tabel 2,04 pada taraf 5% dan 2,76 pada taraf 1% pada nilai db= 29. Selain itu, dari data angket diketahui bahwa pemberian motivasi dengan model ARCS terhadap hasil belajar huruf hiragana ini pun mendapat tanggapan yang positif dari para siswa karena dapat meningkatkan semangat serta minat belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka diharapkan bagi para pengajar dapat menggunakan pemberian motivasi dengan model ARCS dalam kegiatan belajar mengajar, khususnya pembelajaran bahasa Jepang. Serta disarankan untuk menggunakan PTK (penelitian tindakan kelas) dalam pembelajaran bahasa Jepang, karena kegiatan ini tidak bisa dilaksanakan hanya dalam satu pertemuan.

Daftar Isi s_jep_0801201_table_of_content.pdf
Bab I s_jep_0801201_chapter1.pdf
Bab II s_jep_0801201_chapter2.pdf
Bab III s_jep_0801201_chapter3.pdf
Bab IV s_jep_0801201_chapter4.pdf
Bab V s_jep_0801201_chapter5.pdf
Daftar Pustaka s_jep_0801201_bibliography.pdf

SKRIPSI KIMIA: PENGARUH LAMA PENYEDUHAN DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN TEH ROSELA Hibiscus sabdariffa

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dalam teh berbahan dasar rosela (Hibiscus sabdariffa) yang dibuat pada suhu 60°C dengan menggunakan dua variabel yaitu lama penyeduhan / pembuatan teh dan lama penyimpanan teh pada suhu ruangan (±25°C). Aktivitas antioksidan teh dianalisis terhadap radikal bebas DPPH (2,2-diphenyl-1-pycrilhidrazyl) menggunakan Spektrofometer Vis dengan tiga variasi lama penyeduhan yaitu 20, 30 dan 40 menit dan diukur selama 3 hari berturut-turut mulai dari waktu pembuatannya. Hasil pengukuran menunjukan bahwa aktivitas antioksidan terbaik terjadi pada teh yang dibuat dengan lama penyeduhan 20 menit pada hari ke-0 yaitu 83,25%. Semua sampel teh rosela yang dibuat dengan lama penyeduhan baik 20 menit, 30 menit, maupun 40 menit, yang disimpan dalam suhu ruangan mengalami penurunan aktivitas antioksidan setiap harinya. Penulis menggunakan metode analisis ragam percobaan berfaktor dua faktorial dengan taraf signifikansi 5 % untuk mengetahui signifikansi variabel lama pembuatan dan lama penyimpanan teh terhadap aktivitas antioksidannya. Penulis menemukan bahwa kedua variabel tersebut menunjukan signifikansinya terhadap aktivitas antioksidan dalam teh berbahan dasar rosela.

Daftar Isi s_kim_055622_table_of_content.pdf
Bab I s_kim_055622_chapter1.pdf
Bab II s_kim_055622_chapter2.pdf
Bab III s_kim_055622_chapter3.pdf
Bab IV s_kim_055622_chapter4.pdf
Bab V s_kim_055622_chapter5.pdf
Daftar Pustaka s_kim_055622_bibliography.pdf

SKRIPSI PENDIDIKAN FISIKA: PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA RANAH KOGNITIF

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar
Penelitian ini didasari oleh masih rendahnya hasil belajar siswa salah satu SMA Swasta di kota Bandung. Dari hasil observasi awal yang telah dilakukan di kelas X pada salah satu SMA Swasta di kota Bandung diperoleh data mengenai nilai rata-rata ulangan pelajaran fisika  untuk materi besaran, satuan dan pengukuran yaitu 52,95. Nilai rata-rata tersebut belum memenuhi standar KKM yang telah ditentukan yaitu 70. Kurangnya pemahaman serta ketertarikan siswa dikarenakan siswa kurang diberi kesempatan untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui hasil belajar siswa pada ranah kognitif dalam pembelajaran fisika dengan menggunakan model Pembelajaran Kooperatif tipe STAD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperiment, yaitu penelitian yang dilaksanakan pada satu kelompok siswa (kelompok eksperimen) tanpa ada kelompok pembanding (kelompok kontrol). Desain yang digunakan adalah one group pre test post test design dengan sampel siswa SMA kelas X di salah satu SMA di kota Bandung. Dari hasil penelitian, hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil pretest dan postest. Hasil pretest rata-rata hanya mencapai nilai 44,36, sedangkan hasil postestnya mencapai 69,81. Dengan hasil ini disimpulkan bahwa hasil belajar siswa pada ranah kognitif melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD mengalami peningkatan. Kata Kunci:  Kooperatif Learning Tipe STAD - Hasil Belajar - Ranah Kognitif.

Daftar Isi s_fis_053843_table_of_content.pdf
Bab I s_pem_0707827_chapter1(2).pdf
Bab II s_fis_053843_chapter2.pdf
Bab III s_fis_053843_chapter3.pdf
Bab IV s_fis_053843_chapter4.pdf
Bab V s_fis_053843_chapter5.pdf
Daftar Pustaka s_fis_053843_bibliography.pdf

SKRIPSI Psikologi: PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 1 komentar
Penelitian dilatarbelakangi oleh permasalahan yang berkembang di era globalisasi di mana tantangan dan persaingan dalam berbagai aspek kehidupan semakin ketat, salah satunya persaingan di dunia pendidikan yang semakin kompetitif. Dalam menghadapi kondisi seperti ini, siswa diharapkan dapat menemukan ide-ide yang berbeda dalam memecahkan masalah yang dihadapi. Permasalahan yang berkaitan dengan kreativitas di sekolah masih sering ditemui siswa yang belum berani mengemukakan ide/gagasan atas suatu penyelesaian masalah; siswa belum berani mengajukan pertanyaan, saat menemui kesulitan dalam belajar; siswa belum berani mengemukakan ide/gagasan yang relatif berbeda dengan orang lain; siswa belum berani untuk menyelesaikan suatu masalah dengan cara yang berbeda dengan orang lain; siswa menunjukkan tidak percaya diri; siswa tidak menghargai pendapat orang lain; siswa masih merasa takut gagal/takut dikritik orang lain. Hal ini dimungkinkan oleh kurangnya pemahaman siswa akan potensi kreatifnya dan kurangnya motivasi yang diberikan guru pada aktivitas belajar yang mengarah pada pengembangan kreativitas. Salah satu upaya untuk membantu individu agar memiliki kreativitas belajar yang baik ialah melalui pemberian layanan bimbingan belajar di sekolah. Metode deskriptif digunakan untuk menggambarkan kreativitas belajar siswa. Data yang diperoleh dalam penelitian akan dijadikan rumusan program bimbingan belajar hipotetik untuk mengembangkan kreativitas belajar siswa melalui layanan bimbingan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa kelas VIII SMP PGRI 2 Kota Bandung tahun ajaran 2011-2012 memiliki kreativitas belajar pada kategori sedang. Artinya sebagian besar siswa cukup kreatif pada keseluruhan aspek kreativitas belajar. Program yang dihasilkan penelitian ini masih bersifat hipotetik. Oleh sebab itu peneliti selanjutnya direkomendasikan untuk mengujicobakannya sehingga diketahui tingkat efektivitas program tersebut.


Daftar Isi s_pbb_054803_table_of_content.pdf
Bab I s_pbb_054803_chapter1.pdf
Bab II s_pbb_054803_chapter3.pdf
Bab III s_pbb_054803_chapter3.pdf
Bab IV s_pbb_054803_chapter4.pdf
Bab V s_pbb_054803_chapter5.pdf
Daftar Pustaka s_pbb_054803_bibliography.pdf













































          

SKRIPSI Psikologi: PROGRAM BIMBINGAN PRIBADI-SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN KONTROL DIRI REMAJA YANG MENGALAMI KECANDUAN INTERNET

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar
Penelitian ini dilatari oleh fenomena kecanduan internet yang terjadi dikalangan remaja indonesia.  Kecanduan internet merupakan sebuah sindrom yang ditandai dengan menghabiskan sejumlah waktu yang sangat banyak dalam menggunakan internet dan tidak mampu mengontrol penggunaannya saat online (Young, 1998). Young (Essau, 2008) juga menyatakan bahwa kecanduan internet sama seperti perilaku kecanduan lainnya, yang berisi tingkah laku yang kompulsif, kurang tertarik terhadap aktivitas-aktivitas yang lain, dan meliputi symptom-symptom fisik dan mental ketika berusaha untuk menghentikan tingkah laku tersebut. Salah satu penyebab terjadinya kecanduan adalah adanya kegagalan individu dalam melakukan kontrol terhadap perilaku (Mark, Murray, Evans, & Willig, 2004). Kontrol diri merupakan kemampuan untuk menyusun, membimbing, mengatur dan mengarahkan bentuk perilaku yang dapat membawa individu ke arah konsekuensi positif (Goldfried dan Merbaum dalam Lazarus, 1976). Perilaku kecanduan internet pada siswa ini berkembang pada proses lingkungan , salah satunya adalah lingkungan sekolah. Salah satu layanan psikologis yang ada disekolah adalah layanan bimbingan dan konseling. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan data empiris profil kontrol diri siswa yang mengalami kecanduan internet sebagai dasar penyusunan program bimbingan pribadi sosial untuk meningkatkan kontrol diri remaja yang mengalami kecanduan internet. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) kontrol diri siswa yang mengalami kecanduan internet sebagian besar berada pada kategori sedang, rendah dan tinggi.(2) semua aspek kontrol diri siswa yang mengalami kecanduan internet berada pada kategori sedang.(3)rumusan program bimbingan pribadi sosial untuk meningkatkan kontrol diri remaja yang mengalami kecanduan internet. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kontrol diri remaja yang mengalami kecanduan internet secara umum berada pada kategori sedang sampai rendah. Dengan demikian perlu kiranya menyusun serangkaian program bimbingan pribadi sosial yang dapat meningkatkan kontrol diri remaja yang mengalami kecanduan internet. Rekomendasi bagi peneliti selanjutnya sebaiknya membandingkan gambaran umum tingkat kontrol diri remaja yang mengalami kecanduan internet berdasarkan jenis kelamin agar hasilnya lebih menyeluruh, menggunakan metode penelitian kualitatif, dan melaksanakan uji coba empiris program bimbingan bimbingan pribadi sosial untuk meningkatkan kontrol diri remaja yang mengalami kecanduan internet.

Daftar Isi s_ppb_0700915_table_of_content(1).pdf
Bab I s_ppb_0700915_chapter1(1).pdf
Bab II s_ppb_0700915_chapter2(1).pdf
Bab III s_ppb_0700915_chapter3(1).pdf
Bab IV s_ppb_0700915_chapter4(1).pdf
Bab V s_ppb_0700915_chapter5(1).pdf
Daftar Pustaka s_ppb_0700915_bibliography(1).pdf

SKRIPSI Pendidikan Kimia: ANALISIS HASIL BELAJAR LEVEL MAKROSKOPIK, MIKROSKOPIK DAN SIMBOLIK SISWA SMP/MTS PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar
Pembelajaran kimia meliputi level makroskopik, mikroskopik dan simbolik. Hingga saat ini, penelitian-penelitian yang dilakukan seringkali membahas mengenai level mikroskopik saja. Namun, penelitian yang dilakukan dengan mengintegrasikan ketiga level tersebut masih sedikit dilakukan. Bahkan pada materi perubahan wujud, penelitian yang mengintegrasikan ketiga level tersebut baru mengenai buku teks-nya saja. Oleh karena itu, menjadi hal yang menarik untuk dikaji mengenai hasil belajar siswa pada ketiga level tersebut. Dalam upaya menjawab pertanyaan ini, telah dilakukan penelitian dengan judul “Analisis Hasil Belajar Level Makroskopik, Mikroskopik dan Simbolik Siswa SMP/MTs pada Materi Perubahan Wujud”. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan subjek penelitiannya siswa SMP dan MTs kelas VII pada tiga SMP/MTs Negeri di Kota Cirebon. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis, angket, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Hampir separuh (43,45%) siswa SMP/MTs telah mengetahui level makroskopik dari materi perubahan wujud, (2) Tidak ada (0%) siswa SMP/MTs yang mampu memahami secara utuh level mikroskopik materi perubahan wujud baik secara tulisan maupun secara gambar model partikel, (3) Sebagian Kecil (0,70%) siswa SMP/MTs yang menguasai level simbolik pada materi perubahan wujud.

Daftar Isi s_kim_0606323_table_of_content(1).pdf
Bab I s_kim_0606323_chapter1(1).pdf
Bab II s_kim_0606323_chapter2(1).pdf
Bab III s_kim_0606323_chapter3(1).pdf
Bab IV s_kim_0606323_chapter4(1).pdf
Bab V s_kim_0606323_chapter5(1).pdf
Daftar Pustaka s_kim_0606323_bibliography(1).pdf

SKRIPSI Pendidikan Ekonomi: PENGARUH KREATIVITAS GURU TERHADAP MINAT BELAJAR DAN IMPLIKASINYA TERHADAP HASIL BELAJAR

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar
Latar belakang penelitian ini adalah adanya fakta hasil UAS siswa kelas X di SMA Muhammadiyah Se-Kota Bandung tahun ajaran 2011/2012 dengan rata-rata di bawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang ditetapkan oleh sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kreativitas guru terhadap minat belajar, pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar, dan pengaruh kreativitas guru terhadap hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran ekonomi di SMA Muhammadiyah Se-Kota Bandung. Selain itu untuk mengetahui seberapa besar kontribusi pengaruh kreativitas guru terhadap minat belajar dan implikasinya terhadap hasil belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah survey eksplanatory, sedangkan populasinya adalah seluruh siswa di SMA Muhammadiyah Se-Kota Bandung yang berjumlah 197 orang, dengan sampel berjumlah 66 orang diambil dengan menggunakan random secara proporsional. Analisis data yang digunakan adalah analisis jalur (Path Analysis) dan teknik pengolahan data menggunakan bantuan program SPSS 16,0. Dari hasil penelitian menunjukkan, baik secara simultan maupun parsial bahwa kreativitas guru berpengaruh positif terhadap minat belajar siswa, minat belajar siswa berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa, dan kreativitas guru berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan agar setiap komponen yang terlibat dalam dunia pendidikan dapat bekerja sama untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi yaitu dengan menjadi guru yang kreatif guna menumbuhkan minat belajar siswa yang tinggi.

Daftar Isi s_pek_0703935_table_of_content(1).pdf
Bab I s_pek_0703935_chapter1(1).pdf
Bab II s_pek_0703935_chapter2(1).pdf
Bab III s_pek_0703935_chapter3(1).pdf
Bab IV s_pek_0703935_chapter4(1).pdf
Bab V s_pek_0703935_chapter5(1).pdf
Daftar Pustaka s_pek_0703935_bibliography(1).pdf

SKRIPSI Pendidikan Akuntansi: PENGARUH PERUBAHAN BEBAN PEMELIHARAAN AKTIVA TETAP TERHADAP PERUBAHAN PROFITABILITAS PADA PT PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN BANTEN

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar
Penelitian ini mengkaji fenomena kinerja profitabilitas (profit margin) pada PT.PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten APJ Cimahi. Salah satu yang mempengaruhi profitabilitas adalah beban pemeliharaan. Pemeliharaan merupakan suatu fungsi yang penting dalam perusahaan untuk memperoleh laba. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengungkapkan pengaruh perubahan beban pemeliharaan aktiva tetap terhadap perubahan profitabilitas pada PT.PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten APJ Cimahi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif verifikatif. Penelitian ini dilakukan terhadap data laporan keuangan PT.PLN (Persero) Distribusi Jawa barat dan Banten APJ Cimahi periode tahun 2004 sampai dengan tahun 2010 yang memuat informasi tentang beban pemeliharaan dan profitabilitas. Untuk menganalisis data penelitian, digunakan analisis koefisien korelasi Pearson Product Moment. Berdasarkan pengujian statistik diperoleh korelasi Pearson Product Moment dengan nilai -0,653, yang artinya sesuai dengan pedoman untuk memberikan interprestasi terhadap koefisien korelasi, maka korelasi antara perubahan beban pemeliharaan terhadap perubahan profitabilitas termasuk kategori yang sangat rendah. Adapun besarnya pengaruh perubahan naik dan turunnya beban pemeliharaan aktiva tetap terhadap perubahan profitabilitas sebesar 42,7%. Sedangkan sisanya sebesar 57,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Daftar Isi s_pea_0704335_table_of_content(1).pdf
Bab I s_pea_0704335_chapter1(1).pdf
Bab II s_pea_0704335_chapter2(1).pdf
Bab III s_pea_0704335_chapter3(1).pdf
Bab IV s_pea_0704335_chapter4.2.pdf
Bab V s_pea_0704335_chapter5(1).pdf
Daftar Pustaka s_pea_0704335_bibliography(1).pdf


SKRIPSI Pendidikan Seni Musik: ANALISIS KOMPOSISI MUSIK “NOCTURNE OP.9 NO.2” KARYA FREDERIC CHOPIN

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar
Latar belakang penulisan skripsi ini berawal dari pengalaman peneliti dalam memainkan komposisi Nocturne Op.9 No.2 karya Frederic Chopin yang menimbulkan anggapan dasar, bahwa komposisi ini memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri apabila dibandingkan dengan komposisi Nocturne yang lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk dan struktur komposisi Nocturne Op.9 No.2 karya Frederic Chopin. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif analitik dengan pendekatan interpretatif. Berdasarkan hasil kajian/penelitian, karya ini terdiri dari 2 bagian yaitu A dan B. Namun dengan berbagai pengulangan-pengulangan yang disertai dengan pengembangan, secara struktural susunan bagian pada karya ini yaitu A dengan pengulangan dan BA’ yang juga mengalami pengulangan. Karya ini sangat berkarakter. Kesan sendu dan lambat sangat kental yang menjadi karakter dari karya ini. Hal itu terlihat dari tempo andante yang digunakan pada karya ini, juga banyaknya nada-nada yang berdurasi panjang yang membuat karya ini terasa lambat meskipun menggunakan birama `33;(12/8).

Daftar Isi s_pem_0707827_table_of_content.pdf
Bab I s_pem_0707827_chapter1.pdf
Bab II s_pem_0707827_chapter2.pdf
Bab III s_pem_0707827_chapter3.pdf
Bab IV s_pem_0707827_chapter4.pdf
Bab V s_pem_0707827_chapter5.pdf
Daftar Pustaka s_pem_0707827_bibliography.pdf

SKRIPSI Manajemen: PENGARUH KOMPETENSI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS TENAGA KERJA KOTA BANDUNG

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar
Eva Astriana (0806735), “Pengaruh Kompetensi dan Motivasi terhadap Kinerja Pegawai Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung (Studi Pengukuran Kinerja dengan Model HR SCORECARD)” Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kinerja pegawai. Hal tersebut ditandai dengan hasil evaluasi kinerja selama satu tahun yang nilai capaian programnya belum 100%,  juga dilihat dari absensi pegawai yang cenderung naik turun dan dilihat pula dari laporan tahunan pertanggungjawaban yang tidak tepat waktu penyelesaiannya. Fenomena tersebut harus segera ditangani agar tidak menganggu kinerja perusahaan. Kompetensi dan motivasi dijadikan suatu cara untuk meningkatkan kinerja pegawai sehingga kinerja perusahaan pun meningkat.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dan verifikatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Proportionate Stratified Random Sampling, populasi berjumlah 111 maka diperoleh jumlah sampel sebanyak 58 responden. Data yang digunakan adalah data ordinal dan interval. Teknik analisis menggunakan koefisien korelasi pearson product moment, dan analisis regresi linier berganda. Hasil pengolahan data kuesioner menunjukkan  bahwa kompetensi, motivasi, dan kinerja pegawai Dinas Tenaga Keja Kota Bandung berada pada kategori sedang. Maka hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan motivasi berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung. Hasil perhitungan regresi berganda bahwa besarnya pengaruh kompetensi dan motivasi terhadap kinerja karyawan adalah sebesar 47,3% sedangkan sisanya 52,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti.Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi dan motivasi Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung belum optimal karena kinerjanya juga masih dalam kategori sedang. Maka jika kompetensi dan motivasi ditingkatkan maka akan meningkatkan kinerja pegawai pula.

Daftar Isi s_pem_0707827_table_of_content(1).pdf
Bab I s_pem_0707827_chapter1(1).pdf
Bab II s_pem_0707827_chapter2(1).pdf
Bab III s_pem_0707827_chapter3(1).pdf
Bab IV s_pem_0707827_chapter4(1).pdf
Bab V s_pem_0707827_chapter5(1).pdf
Daftar Pustaka s_pem_0707827_bibliography(1).pdf

SKRIPSI Pendidikan Luar Sekolah: PERAN ORANG TUA DALAM MENERAPKAN TABLE MANNER UNTUK MENINGKATKAN ASPEK PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 2 komentar
Merawat dan mengasuh anak bukan hanya memenuhi kebutuhan fisik atau jasmaninya saja, melainkan juga pada pemenuhan optimalisasi perkembangan yang lain seperti emosi, sosial, bahasa, motorik dan kognitif. Kegiatan makan bagi anak ternyata lebih dari sekedar memasukan makanan ke dalam mulut ataupun mengisi perut yang lapar. Dari makan, anak melatih kemampuan motorik halus, merangsang rasa ingin tahu, mengasah kemandirian, dan belajar mengenai table manner dan sopan santun. Pentingnya pemahaman akan table manner pada anak usia dini mendorong peneliti untuk melakukan penelitian di RW 19 Kelurahan Cipare Kecamatan Serang Kota Serang. Tujuan penelitian dirumuskan sebagai berikut: 1) Peran orang tua dalam menerapkan table manner; 2) Aspek-aspek perkembangan pada anak usia dini yang diterapkan melalui kegiatan table manner; 3) Faktor-faktor pendorong dan penghambat orang tua dalam kegaiatan table manner. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Lokasi penelitian di lakukan di RW 19 Kelurahan Cipare Kecamatan Serang Kota Serang. Penelitian ini dilakukan mulai bulan Februari sampai dengan April 2012. Subjek dalam penelitian ini berjumlah dua keluarga dan dua orang informan triangulan. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1) Peran orang tua yang paling berpengaruh dalam pembelajaran table manner bagi anak sehari-hari adalah berperan sebagai fasilitator dibandingkan peran sebagai motivator dan pembimbing; 2) Aspek-aspek perkembangan yang dikembangkan dari kegiatan table manner adalah aspek nilai-nilai agama dan moral,  motorik, kognitif, bahasa, dan sosial-emosional. Aspek perkembangan yang paling dominan yaitu aspek motorik dan bahasa. 3)Faktor yang menjadi pendorong dalam pelaksanaan table manner dalam keluarga yaitu adanya keinginan orang tua untuk menjadikan anaknya mandiri, sedangkan faktor penghambat dalam pelaksanaan table manner yaitu situasi anak ketika makan yang ingin dilayani. Setelah mengkaji hasil penelitian ini peneliti merekomendasikan aspek sosial-emosional dapat diterapkan melalui penerapan table manner secara konsisten dan untuk meningkatkan aspek tersebut orang tua ikut terlibat dalam setiap kegiatan table manner.

Daftar Isi s_pls_054593_table_of_content(1).pdf
Bab I s_pls_054593_chapter1(1).pdf
Bab II s_pls_054593_chapter2(1).pdf
Bab III s_pls_054593_chapter3(1).pdf
Bab IV s_pls_054593_chapter4(1).pdf
Bab V s_pls_054593_chapter5(1).pdf
Daftar Pustaka s_pls_054593_bibliography(1).pdf

SKRIPSI Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi: PENGARUH PEMBELAJARAN AKTIVITAS BERMAIN ATLETIK TERHADAP KEMAMPUAN GERAK DASAR

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar
This thesis istitledEffect ofLearningActivitiesAthleticto PlayStudentsBasicMovementOfabilities.Studiesin classV(five) first semester at Sirahcaielementary schoolin the Sumedang district. The problemin this studyare asfollows, "How does learningto playathleticsactivitiesonbasicmovement abilitiesof students?" The purposeof this studywas toobtain dataand informationon the effectof learningto playthe athleticactivitiesof thestudent's basicmovement abilitiesand to knowhow farand how big theimpact is. The research methodused experimental methodwithdesignthe pretestandpost test. Withthisexperimental method, the authors soughtto reviewsomethingby the incident(the effect oflearningto playathleticactivity) on the basis ofstudents'movement abilities. Furthermore,the samplein this study werefemale studentsclassV(five) first semester at Sirahcaielementaryschoolsin the Sumedang districtschool year2011/2012as many as20 students. The tests usedin this study isthe motorabilitytestsgeneral/basicmovement abilitiestestconsisting ofShuttleRun4 x10 meters, testthrowingcatch witha distance of1 meterwithwall, StorkBalanceStandPositionalandsprint30 meters.Once the research is tested, it can be concluded that learning to play athletic activities have a significant influence on the increase in the basic movement abilities of students semester 1 class V (five) Sirahcai elementary schools in the school year 2011/2012. This is evidentfrom the results ofthe calculationafterthe datawerenormally distributed, thentested byt-testimproved, it thitung =6.55and2.86on areal levelttabel=0.95 anddk= 19. Based on theresults of hypothesis testing, it can be assumed thatlearningto playathleticactivityclass V(five) SirahcaiElementary School in the SumedangDistrictinthe school year2011/2012itturned outthere was an increaseto thebasicmovement abilitiesof studentsat the school.

Daftar Isi s_jkr_0704188_table_of_content.pdf
Bab I s_jkr_0704188_chapter1.pdf
Bab II s_jkr_0704188_chapter2.pdf
Bab III s_jkr_0704188_chapter3.pdf
Bab IV s_jkr_0704188_chapter4.pdf
Bab V s_jkr_0704188_chapter5.pdf
Daftar Pustaka s_jkr_0704188_bibliography.pdf

SKRIPSI Pendidikan Kimia: KITOSAN DARI CANGKANG RAJUNGAN Portunus pelagicus SEBAGAI INHIBITOR KOROSI BAJA KARBON PADA KONDISI SESUAI PIPA SUMUR MINYAK BUMI

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar
Pada pertambangan minyak bumi, minyak mentah yang dihasilkan mengandung garam-garam klorida, sulfat, dan karbonat; asam-asam organik dengan massa molekul rendah; dan gas yang bersifat asam sehingga dapat dipastikan bahwa pipa yang digunakan dalam sumur produksi minyak bumi sangat rentan terhadap korosi. Dalam penelitian ini untuk menghambat laju korosi digunakan kitosan yang diperoleh dari cangkang rajungan. Pada cangkang rajungan mengandung senyawa kithin yang dapat diproses menjadi kitosan melalui tahap deproteinasi, demineralisasi, depigmentasi dan deasetilasi. Kitosan yang diperoleh memiliki derajat deasetilasi sebesar 67,20%. Metode yang digunakan untuk menguji aktifitas inhibisi kitosan adalah EIS (Electrochemical Impedance Spectroscopy) dan polarisasi Tafel. Dari hasil pengukuran diketahui bahwa efisiensi inhibisi kitosan mencapai 82,85% pada konsentrasi maksimum 100 ppm dan suhu 65°C. Interaksi antara permukaan logam dengan molekul inhibitor adalah fisiosorpsi dengan nilai ΔGads sebesar -24,536 kJ/mol mengikuti isotherm Freundlich. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kitosan dari cangkang rajungan dapat digunakan sebagai inhibitor korosi.

Daftar Isi s_kim_0801335_table_of_content.pdf
Bab I s_kim_0801335_chapter1.pdf
Bab II s_kim_0801335_chapter2.pdf
Bab III s_kim_0801335_chapter3.pdf
Bab IV s_kim_0801335_chapter4.pdf
Bab V s_kim_0801335_chapter5.pdf
Daftar Pustaka s_kim_0801335_bibliography.pdf

SKRIPSI Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi: PENGARUH AKTIVITAS FISIK TERHADAP KECERDASAN EMOSI PARA CALON TKI DI YAYASAN MULIA MEISOU INDONESIA

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar
Kiki Kurnia. NIM: 050274. Jurusan: Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi. Judul: PengaruhAktivitasFisikterhadapKecerdasanEmosi Para Calon TKI di Yayasan MuliaMeisou Indonesia. Pembimbing I: Prof. Dr. BeltasarTarigan, M.Kes.,AIFO.Pembimbing II:Drs.AndiSuntoda,M.Pd.Tujuanpenelitianiniadalahuntukmengetahuiapakahterdapatpengaruhaktivitas fisikterhadap kecerdasan emosi para calon TKI di Yayasan Mulia Meisou Indonesia. Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahmetodepenelitianex post facto, denganpopulasidansampelpenelitiannyaadalahseluruh calon TKI di Yayasan Mulia Meisou Indonesia yang berjumlah 25 orang (total sampling) yang melakukanaktivitasfisikdan 25 orang yang tidakmelakukanaktivitasfisik. Teknikanalisis data yang digunakanuntukpengujianhipotesisyaitudenganteknikujitsatupihak, padataraf = 0,05. Hasilpengolahan data dananalisis data, di dapatnilait’hitungsebesar 7,30. Sedangkanttabledengan α = 0,05 dandk-nya = (n-1); makat(0,95)(24) = 1,71 dengandemikian t’(7,30)> 1,71 berarti hipotesis (Ho) ditolakdanH1 diterima yaitu terdapatpengaruhaktivitasfisik terhadapkecerdasanemosipara calon TKI di Yayasan Mulia Meisou Indonesia. Kesimpulanaktivitas fisik berpengaruh terhadap kecerdasan emosipara calon TKI di Yayasan Mulia Meisou Indonesia.

Daftar Isi s_jkr_050274_table_of_content.pdf
Bab I s_jkr_050274_chapter1.pdf
Bab II s_jkr_050274_chapter2.pdf
Bab III s_jkr_050274_chapter3.pdf
Bab IV s_jkr_050274_chapter4.pdf
Bab V s_jkr_050274_chapter5.pdf
Daftar Pustaka s_jkr_050274_bibliography.pdf

SKRIPSI PENDIDIKAN TEKNIK SIPIL: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI SISWA JURUSAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 1 komentar
Dalam mengikuti pembelajaran tentu saja banyak faktor-faktor yang mempengaruhinya, baik dari dalam maupun dari luar. Faktor-faktor tersebut yaitu faktor jasmani, faktor psikologis, faktor lingkungan keluarga, serta faktor lingkungan sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran dari setiap faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa jurusan Teknik Gambar Bangunan dalam mengikuti pembelajaran di dalam kelas, dan untuk mengetahui faktor apa yang paling dominan dalam mempengaruhi motivasi siswa jurusan Teknik Gambar Bangunan di SMKN 2 Garut dalam mengikuti pembelajaran di dalam kelas.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan teknik persentase. Pengumpulan data dilaksanakan melalui penyebaran angket. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 orang responden diambil secara acak dari populasi siswa.Dari hasil penelitian didapat bahwa Faktor jasmani, faktor psikologis, faktor lingkungan keluarga, dan faktor lingkungan sekolah sangat besar pengaruhnya terhadap motivasi siswa jurusan Teknik Gambar Bangunan di SMKN 2 Garut dalam mengikuti pembelajaran di dalam kelas. Sedangkan faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi motivasi siswa jurusan Teknik Gambar Bangunan dalam mengikuti pembelajaran di dalam kelas, yaitu faktor lingkungan sekolah, diikuti oleh faktor psikologis, faktor lingkungan keluarga, dan faktor jasmani. 

Daftar Isi s_tb_0700430_table_of_content(1).pdf
Bab I s_tb_0700430_chapter1(1).pdf
Bab II s_tb_0700430_chapter2(1).pdf
Bab III s_tb_0700430_chapter3(1).pdf
Bab IV s_tb_0700430_chapter4(1).pdf
Bab V s_tb_0700430_chapter5(1).pdf
Daftar Pustaka s_tb_0700430_bibliography(1).pdf

SKRIPSI Pendidikan Biologi: PEMBELAJARAN BIOLOGI BERMUATAN NILAI PADA KONSEP EKOSISTEM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN SIKAP SISWA

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar
Penelitian ini berjudul “Pembelajaran Biologi Bermuatan Nilai pada konsep Ekosistem untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Sikap Siswa“ telah dilaksanakan pada kelas VII A dan kelas VII C di SMP N 29 Bandung.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipeningkatan hasil belajar dan sikap siswa pada konsep ekosistem dengan menggunakan pembelajaran bermuatan nilai. Metode penelitian yang digunakan adalah Quassi Experimental dengan desain Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design.Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen terkait hasil belajar dan sikap siswa setelah menggunakan pembelajaran bermuatan nilai. Ini dapat terlihat dari nilai rerata postes hasil belajar siswa kelas eksperimen yang lebih tinggi daripada kelas kontrol yaitu 78,17 untuk kelas eksperimen dan 64,27 untuk kelas control. Hal ini terbukti pula pada nilai indeks gain kelas eksperimen yaitu sebesar 0,36 yang lebih tinggi daripada kelas kontrol yaitu 0,16. Pembelajaran bermuatan nilai ini pun menunjukan adanya peningkatan terhadap sikap siswa dengan terlihatnya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas control. Hal tersebut dapat terlihat dari nilai rerata postes kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas control yaitu 26,1 pada kelas eksperimen dan 23,4 pada kelas kontrol.

Daftar Isi s_bio_0800429_table_of_content.pdf
Bab I s_bio_0800429_chapter1.pdf
Bab II s_bio_0800429_chapter2.pdf
Bab III s_bio_0800429_chapter3.pdf
Bab IV s_bio_0800429_chapter4.pdf
Bab V s_bio_0800429_chapter5.pdf
Daftar Pustaka s_bio_0800429_bibliography.pdf

SKRIPSI Pendidikan Seni Musik: ANALISIS LAGU DOWN WITH THE SICKNESS KARYA DISTURBED ARANSEMEN RICHARD CHEESE

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar
Musik memiliki karakter yang bermacam-macam mulai dari syair, instrumen,  harmoni, progress akor, dsb disetiap musiknya. Di dalam lagu yang telah diaransemen Richard Cheese “Down With The sickness” karya Disturbed ini berjenis musik metal, tetapi dibuat menjadi musik jazz. Pada dasarnya , kita mengetahui jika musik metal berbeda dengan musik jazz  mulai dari syair, ritmis,  ekspresi, dsb. Berbeda dengan musik jazz. Down With The Sickness, dari judulnya sudah terbayang kalau didalam lagu ini menceritakan tentang  kegilaan dan seseorang  yang frustasi. Jadi, jika musik tersebut diubah dengan genre yang berbeda maka harmoni dan karakter musiknya akan berubah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan  pendekatan deskriptif analitik, artinya dalam penelitian ini bertujuan untuk menjawab berbagai permasalahan, dan pemahaman secara menyeluruh dan mendalam mengenai obyek yang diteliti guna menghasilkan kesimpulan-kesimpulan penelitian. Hal  yang menarik pada aransemen ini, adalah perubahan yang dilakukan oleh Richard Cheese dari musik metal menjadi musik jazz. Pengunaan harmoni yang sangat berbeda menjadi keunikan gaya aransemen Richard Cheese pada setiap lagu yang diubahnya. Selain mengaransemen sebuah lagu, Cheese mengubah karakter lagu untuk tujuan parodi. Aransemen ini diubah menjadi musik jazz yang memiliki karakter berbeda dengan lagu orijinalnya. Pada aransemen ini Cheese menggunakan perputaran akor I-VI-II-V yang digunakan pada bentuk A dan B. Perubahan bentuk lagu pada aransemen ini hanya bisa ditinjau dari liriknya. Peran sebuah lirik pada aransemen Richard Cheese sangat mempegaruhi bentuk lagu. Selain lirik, ada beberapa aspek lain yang mempengaruhi perubahan bentuk lagu seperti kontras yang berbeda pada komposisi yang disusun pada setiap bentuk aransemen Cheese.

Daftar Isi s_psm_0704017_table_of_content.pdf
Bab I s_psm_0704017_chapter1.pdf
Bab II s_psm_0704017_chapter2.pdf
Bab III s_psm_0704017_chapter3.pdf
Bab IV s_psm_0704017_chapter4.pdf
Bab V s_psm_0704017_chapter5.pdf
Daftar Pustaka s_psm_0704017_bibliography.pdf

SKRIPSI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS: The Interpersonal Strategies of Hotel and Apartment Advertisements in NOW! JAKARTA Life in the Capital Magazine

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar
The present research is entitled The Analysis of Interpersonal Strategies of Hotel and Apartment Advertisements in NOW! JAKARTA Life in the Capital Magazine. The data of the present research are the advertisement texts from NOW! JAKARTA Life in the capital magazine. This research uses a descriptive qualitative method, in which the data analyzed are only complex clauses. The present research has three objectives. The first is to find out the mood types used in hotel and apartment advertisements of NOW! JAKARTA Life in the Capital magazine. The second is to find out the elements of interpersonal meanings that the copywriters use in the advertisements to influence the customers. The last is to examine how those elements of interpersonal meanings used by the copywriters influence the customers of the hotel and apartment advertisements. Systemic and functional grammar as proposed Halliday (1994) is used as the framework theory. This present research analyzes seven hotel and apartment advertisements. Those advertisements are: CROWNE PLAZA, FOUR SEASON HOTEL, and HOTEL KRISTAL from December 2009; GRAND Tropic Suites’ Hotel, Oakwood PREMIER COZMO, MENTENG REGENCY, KEMANG CLUB VILLAS from January 2010. Firstly, this present research classifies clauses of all seven advertisements in NOW! JAKARTA Life in the capital magazines. Generally, clauses divided into two: complex clauses and simplex clauses and here this present research will analyze only complex clauses. Then, every complex clause in the sentences is classified based on appropriate elements of Mood and Residue using table of analysis. Those elements will help this present research to capture the mood type of each complex clause.  The research found that the mood types used in the research are indicative mood and imperative mood. The indicative mood used in the research is declarative mood, whereas the other elements of interpersonal meanings that the copywriters use in the advertisements to influence the customers are modal, and pronoun.

Daftar Isi s_ing_0700098_table_of_content.pdf
Bab I s_ing_0700098_chapter1.pdf
Bab II s_ing_0700098_chapter2.pdf
Bab III s_ing_0700098_chapter3.pdf
Bab IV s_ing_0700098_chapter4.pdf
Bab V s_ing_0700098_chapter5.pdf
Daftar Pustaka s_ing_0700098_bibliography.pdf

SKRIPSI Pendidikan Manajemen Bisnis: PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PADA PT. PINDAD (PERSERO) BANDUNG

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar
Eka Widasari, (0608338), “Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bagian Produksi PT. Pindad (persero) Bandung”. Di bawah bimbingan Dr. H Hari Mulyadi, M.Si. dan Askolani, SE. MM Penelitian ini berangkat dari tingkat kinerja karyawan PT. Pindad (persero)  mengalami penurunan. Hal tersebut mengakibatkan turunnya kinerja perusahaan yang mengakibatkan tidak tercapainya tujuan perusahaan. Berdasarkan data yang didapatkan tampak terlihat penurunan tingkat kinerja. Hal tersebut dapat mengancam perusahaan karena tingginya penurunan pada hasil pencapaian pada perusahaan Tujuan penelitian ini dilakukan 1) Untuk mengetahui gambaran motivasi kerja pada bagian produksi PT. Pindad (Persero) Bandung, 2) Untuk mengetahui gambaran kinerja karyawan pada bagian produksi PT. Pindad (Persero) Bandung, dan 3) Untuk mengetahui besarnya pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada bagian produksi PT. Pindad (Persero) Bandung.Objek dalam penelitian ini adalah karyawan pada bagian produksi PT. Pindad (Persero) Bandung. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah motivasi kerja terhadap kinerja karyawan sebagai variabel tidak bebas. Jenis penelitian yang digunkan adalah deskriptif verifikatif dan metode yang digunakan adalah explanatory survey dengan teknik sampel jenuh dengan jumlah sampel 83 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana  dengan alat bantu software  komputer SPSS 16.0. Beberapa kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut : 1) Motivasi kerja di PT. Pindad (persero) Bandung berada pada kategori tinggi 2) Kinerja karyawan berada pada kategori tinggi 3) Kinerja karyawan dipengaruhi secara positif oleh motivasi kerja dengan tingkat korelasi yang tinggi atau kuat dan indikator kebutuhan sosial merupakan indikator yang paling tinggi pengaruhnya terhadap kinerja karyawan jika dibandingkan indikator lainnya. Berdasarkan kesimpulan dari penelitian ini direkomendasikan sebagai dasar untuk dilakukannya penelitian lain mengenai motivasi kerja tetapi dengan indikator serta objek yang berbeda.

Daftar Isi s_mbs_0608338_tabel_of_content.pdf
Bab I s_mbs_0608338_chapter1.pdf
Bab II s_mbs_0608338_chapter2.pdf
Bab III s_mbs_0608338_chapter3.pdf
Bab IV s_mbs_0608338_chapter4.pdf
Bab V s_mbs_0608338_chapter5.pdf
Daftar Pustaka s_mbs_0608338_bibliography.pdf


Senin, 22 Oktober 2012

ANALYSE DER ANGABEN IN TEXTEN WIRTSCHAFTSDEUTSCH

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar
Keterangan adalah sebuah anggota kalimat yang secara gramatik tidak penting namun dapat memperjelas sebuah kalimat. Melalui keterangan dalam  kalimat seseorang bisa mendapat informasi lanjutan tentang sebuah keadaan. Keterangan secara gramatik tampak tidak terikat, namun seseorang membutuhkan keterangan untuk menekankan suatu hal secara mendetail. Penelitian ini memiliki dua tujuan, yaitu 1) Menjelaskan jenis-jenis keterangan yang terdapat dalam teks ekonomi bahasa Jerman 2) Menganalisis unsur-unsur keterangan yang terdapat dalam teks ekonomi bahasa Jerman. Metode analisis deskriftif serta teori IC Grammatik digunakan dalam penelitian ini untuk memenuhi tujuan tersebut. Pada penelitian ini data-data diambil dari tiga teks yang terdapat dalam koran “Suddeutsche Zeitung” pada hari Sabtu/Minggu 29/30 Mei 2010. Teks yang dipilih adalah tiga teks tentang ekonomi Jerman dengan judul  “Karstad zittert weiter” dari Stefan Weber dan Martin Hesse, “Wetter schlägt Krise” dari Simone Boehringer, dan “Willkommen im Alltag” dari Thorsten Riedl. Dari penelitian ini disimpulkan 1) Pada tiga teks tentang ekonomi dari koran “Suddeutsche Zeitung” ditemukan empat jenis keterangan yaitu 52 keterangan waktu, tiga keterangan sebab, 71 keterangan cara dan 24 keterangan tempat. Keterangan yang paling sering ditemukan adalah keterangan cara. 2) Keterangan yang terdapat dalam tiga teks terdiri dari enam bentuk yaitu kata sifat, kata bantu, frasa kata bantu, frasa preposisi, frasa kata benda dan frasa Subjunktor. Unsur-unsur kata keterangan yang terdapat pada semua jenis keterangan adalah 1) sebuah kata bantu 2) Sebuah preposisi, sebuah artikel, dan sebuah kata benda. Kata bantu yang sering ditemukan adalah “heute”, “bereits”, “doch” dan “hier” (3x). Bentuk keterangan yang palings erring ditemukan adalah Präpositionalphrase dengan jumlah 67 Keterangan.Preposisi yang paling sering ditemukan adalah”in”.Hasil penelitian menunjukan bahwa sebuah asumsi dari penulis salah. Unsur keterangan yang paling sering muncul dalam kalimat adalah keterangan cara, bukan keterangan waktu.Perkiraan yang lain benar, bahwa bentuk yang paling sering muncul adalah frasa preposisi. Berdasarkan penelitian ini akan lebih baik jika para pembelajar bahasa Jerman melakukan penelitian tentang keterangan pada teks yang berbeda.

Daftar Isi s_jer_0608010_table_of_content.pdf
Bab I s_jer_0608010_chapter1.pdf
Bab II s_jer_0608010_chapter2.pdf
Bab III s_jer_0608010_chapter3.pdf
Bab IV s_jer_0608010_chapter4.pdf
Bab V s_jer_0608010_chapter5.pdf
Daftar Pustaka s_jer_0608010_bibliography.pdf