Home

Tampilkan postingan dengan label Bahan Ajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahan Ajar. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Maret 2012

Teori Dasar Listrik

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar

1. Arus Listrik

adalah mengalirnya elektron secara terus menerus dan berkesinambungan pada konduktor akibat perbedaan jumlah elektron pada beberapa lokasi yang jumlah elektronnya tidak sama. satuan arus listrik adalah Ampere.

Arus listrik bergerak dari terminal positif (+) ke terminal negatif (-), sedangkan aliran listrik dalam kawat logam terdiri dari aliran elektron yang bergerak dari terminal negatif (-) ke terminal positif(+), arah arus listrik dianggap berlawanan dengan arah gerakan elektron.

Gambar 1. Arah arus listrik dan arah gerakan elektron.

“1 ampere arus adalah mengalirnya elektron sebanyak 628×10^16 atau sama dengan 1 Coulumb per detik melewati suatu penampang konduktor”

Formula arus listrik adalah:

I = Q/t (ampere)

Dimana:
I = besarnya arus listrik yang mengalir, ampere
Q = Besarnya muatan listrik, coulomb
t = waktu, detik

2. Kuat Arus Listrik

Adalah arus yang tergantung pada banyak sedikitnya elektron bebas yang pindah melewati suatu penampang kawat dalam satuan waktu.

Definisi : “Ampere adalah satuan kuat arus listrik yang dapat memisahkan 1,118 milligram perak dari nitrat perak murni dalam satu detik”.

Rumus – rumus untuk menghitung banyaknya muatan listrik, kuat arus dan waktu:

Q = I x t
I = Q/t
t = Q/I

Dimana :
Q = Banyaknya muatan listrik dalam satuan coulomb
I = Kuat Arus dalam satuan Amper.
t = waktu dalam satuan detik.

“Kuat arus listrik biasa juga disebut dengan arus listrik”

“muatan listrik memiliki muatan positip dan muatan negatif. Muatan positip dibawa oleh proton, dan muatan negatif dibawa oleh elektro. Satuan muatan ”coulomb (C)”, muatan proton +1,6 x 10-19C, sedangkan muatan elektron -1,6x 10-19C. Muatan yang bertanda sama saling tolak menolak, muatan bertanda berbeda saling tarik menarik”

3. Rapat Arus

Difinisi :
“rapat arus ialah besarnya arus listrik tiap-tiap mm² luas penampang kawat”.

Gambar 2. Kerapatan arus listrik.

Arus listrik mengalir dalam kawat penghantar secara merata menurut luas penampangnya. Arus listrik 12 A mengalir dalam kawat berpenampang 4mm², maka kerapatan arusnya 3A/mm² (12A/4 mm2), ketika penampang penghantar mengecil 1,5mm², maka kerapatan arusnya menjadi 8A/mm2 (12A/1,5 mm²).

Kerapatan arus berpengaruh pada kenaikan temperatur. Suhu penghantar dipertahankan sekitar 300°C, dimana kemampuan hantar arus kabel sudah ditetapkan dalam tabel Kemampuan Hantar Arus (KHA).

Tabel 1. Kemampuan Hantar Arus (KHA)

Berdasarkan tabel KHA kabel pada tabel diatas, kabel berpenampang 4 mm², 2 inti kabel memiliki KHA 30A, memiliki kerapatan arus 8,5A/mm². Kerapatan arus berbanding terbalik dengan penampang penghantar, semakin besar penampang penghantar kerapatan arusnya mengecil.

Rumus-rumus dibawah ini untuk menghitung besarnya rapat arus, kuat arus dan penampang kawat:

J = I/A
I = J x A
A = I/J

Dimana:
J = Rapat arus [ A/mm²]
I = Kuat arus [ Amp]
A = luas penampang kawat [ mm²]

4. Tahanan dan Daya Hantar Penghantar

Penghantar dari bahan metal mudah mengalirkan arus listrik, tembaga dan aluminium memiliki daya hantar listrik yang tinggi. Bahan terdiri dari kumpulan atom, setiap atom terdiri proton dan elektron. Aliran arus listrik merupakan aliran elektron. Elektron bebas yang mengalir ini mendapat hambatan saat melewati atom sebelahnya. Akibatnya terjadi gesekan elektron denganatom dan ini menyebabkan penghantar panas. Tahanan penghantar memiliki sifat menghambat yang terjadi pada setiap bahan.

Tahanan didefinisikan sebagai berikut :

“1 Ω (satu Ohm) adalah tahanan satu kolom air raksa yang panjangnya 1063 mm dengan penampang 1 mm² pada temperatur 0° C”

Daya hantar didefinisikan sebagai berikut:

“Kemampuan penghantar arus atau daya hantar arus sedangkan penyekat atau isolasi adalah suatu bahan yang mempunyai tahanan yang besar sekali sehingga tidak mempunyai daya hantar atau daya hantarnya kecil yang berarti sangat sulit dialiri arus listrik”.

Rumus untuk menghitung besarnya tahanan listrik terhadap daya hantar arus:

R = 1/G
G = 1/R

Dimana :
R = Tahanan/resistansi [ Ω/ohm]
G = Daya hantar arus /konduktivitas [Y/mho]

Gambar 3. Resistansi Konduktor

Tahanan penghantar besarnya berbanding terbalik terhadap luas penampangnya dan juga besarnya tahanan konduktor sesuai hukum Ohm.

“Bila suatu penghantar dengan panjang l , dan diameter penampang q serta tahanan jenis ρ (rho), maka tahanan penghantar tersebut adalah” :

R = ρ x l/q

Dimana :
R = tahanan kawat [ Ω/ohm]
l = panjang kawat [meter/m] l
ρ = tahanan jenis kawat [Ωmm²/meter]
q = penampang kawat [mm²]

faktot-faktor yang mempengaruhi nilai resistant atau tahanan, karena tahanan suatu jenis material sangat tergantung pada :
• panjang penghantar.
• luas penampang konduktor.
• jenis konduktor .
• temperatur.

“Tahanan penghantar dipengaruhi oleh temperatur, ketika temperatur meningkat ikatan atom makin meningkat akibatnya aliran elektron terhambat. Dengan demikian kenaikan temperatur menyebabkan kenaikan tahanan penghantar”

5. potensial atau Tegangan

potensial listrik adalah fenomena berpindahnya arus listrik akibat lokasi yang berbeda potensialnya. dari hal tersebut, kita mengetahui adanya perbedaan potensial listrik yang sering disebut “potential difference atau perbedaan potensial”. satuan dari potential difference adalah Volt.

“Satu Volt adalah beda potensial antara dua titik saat melakukan usaha satu joule untuk memindahkan muatan listrik satu coulomb”

Formulasi beda potensial atau tegangan adalah:

V = W/Q [volt]

Dimana:
V = beda potensial atau tegangan, dalam volt
W = usaha, dalam newton-meter atau Nm atau joule
Q = muatan listrik, dalam coulomb

RANGKAIAN LISTRIK

Pada suatu rangkaian listrik akan mengalir arus, apabila dipenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
1. Adanya sumber tegangan
2. Adanya alat penghubung
3. Adanya beban

Gambar 4. Rangkaian Listrik.

Pada kondisi sakelar S terbuka maka arus tidak akan mengalir melalui beban . Apabila sakelar S ditutup maka akan mengalir arus ke beban R dan Ampere meter akan menunjuk. Dengan kata lain syarat mengalir arus pada suatu rangkaian harus tertutup.

1. Cara Pemasangan Alat Ukur.
Pemasangan alat ukur Volt meter dipasang paralel dengan sumber tegangan atau beban, karena tahanan dalam dari Volt meter sangat tinggi. Sebaliknya pemasangan alat ukur Ampere meter dipasang seri, hal inidisebabkan tahanan dalam dari Amper meter sangat kecil.

“alat ukur tegangan adalah voltmeter dan alat ukur arus listrik adalah amperemeter”

2. Hukum Ohm
Pada suatu rangkaian tertutup, Besarnya arus I berubah sebanding dengan tegangan V dan berbanding terbalik dengan beban tahanan R, atau dinyatakan dengan Rumus :

I = V/R
V = R x I
R = V/I

Dimana;
I = arus listrik, ampere
V = tegangan, volt
R = resistansi atau tahanan, ohm

• Formula untuk menghtung Daya (P), dalam satuan watt adalah:
P = I x V
P = I x I x R
P = I² x R

3. HUKUM KIRCHOFF

Pada setiap rangkaian listrik, jumlah aljabar dari arus-arus yang bertemu di satu titik adalah nol (ΣI=0).

Gambar 5. loop arus“ KIRChOFF “

Jadi:
I1 + (-I2) + (-I3) + I4 + (-I5 ) = 0
I1 + I4 = I2 + I3 + I5

semoga bermanfaat,

Free Donwload Modul Teknik Instalasi Tenaga Listrik

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 5 komentar
Bagi Rekan-rekan Guru dan siswa SMK Listrik yang ingin download modul Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) dapat dilakukan disini .

Download Klik Kanan - Open Link In The New Tab

1. Instalasi Penerangan donwload donwload

2. Memasang Instalasi Tenaga donwload

3. Rangkaian Pengendali Motor donwload

4. Dasar-dasar Kontrol PLC donwload

5. Teknik Listrik Industri donwload

6. Alat Ukur dan Teknik Pengukuran Jilid 1.BSE donwload

7. Alat Ukur dan Teknik Pengukuran Jilid 2.BSE donwload

8. Alat Ukur dan Teknik Pengukuran Jilid 3.BSE donwload

9. Sistem Refrigerasi dan Tata Udara Jilid 1. donwload

10. Job sheet Perbaikan dan perawatan listrk rumah tangga donwload

11. Perawatan dan perbaikan peralatan listrik rumah tangga. donwload

12. Teknik Listrik Industri 1 donwload

13. Teknik Listrik Idustri 2 donwload

15. Teknik Listrik Industri 3 donwload

16. Listrik Dinamis donwload

Posting I : 26 Maret 2010
  1. Strating Motor 3 Fasa. download

  2. Pengereman Dinamik Motor 3 Fasa download

  3. Rangkaian Digital. download

  4. Prinsip dasar arus searah. download

  5. PLC Dasar download

  6. Aplikasi PLC Kendali Konveyor. download

  7. Basic Microkontrollr in C Program. download

  8. Diagram Elektrik Industri. download

  9. Mikrokontroller. download

  10. Osilator. download

  11. Perbaikan Tegangan download

  12. Rangkaian Listrik. download

  13. Rangkaian Listrik 2. download

  14. Pemeliharaan Rangkaian Elektronika Download

  15. Mesin DC Download

  16. Gambar Teknik Elektro Download

  17. Dasar Pemeliharaan Instalasi Listrik Download

  18. Perencanaan Kontruksi Panel Listrik Download

  19. Kontrol Magnetik Download

  20. Elektronika Digital Dasar Download

  21. Elektronika Digital Lanjut Download

Buku dan Modul SMK Listrik | Sumber Belajar

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar

Buku dan Modul bagi SMK yang membuka jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik dan Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik sejauh ini masih sulit didapat. Meski pada dasarnya tiap SMK selalu di suplai buku dari Departemen Pendidikan, namun buku buku tersebut terkadang tidak up to date terhadap perkembangan teknologi yang ada saat ini. Oleh sebab itu, selain harus kreatif, para pendidik juga diharapkan membuat terobosan baru sehingga bahan ajar bagi siswa SMK Listrik ini selalu update.

Link-link dibawah adalah sumber Buku dan modul pembelajaran yang dapat bapak ibu gunakan sebagai acuan dalam memberikan materi Teknik Listrik untuk SMK. Pengembangan bahan ajar selanjutnya diserahkan sepenuhnya sesuai kondisi real SMK setempat. Semoga bermanfaat.

A. Buku dan Modul Teknik Listrik SMK Bahasa Indonesia

  1. Keselamatan Dan Kesehatan Kerja.doc
  2. Budaya-Keselamatan-Dan-Kesehatan-Kerja.doc
  3. Mengikuti-Prosedur-Menjaga-Kesehatan-Dan-Keselamatan-Kerja.pdf
  4. Menghindari-Bahaya-Gangguan-Listrik.doc
  5. Cedera Akibat Listrik.doc
  6. Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL) -2000.pdf
  7. Pemeriksaan Instalasi Listrik.doc
  8. Teknik-Tenaga-Listrik.pdf
  9. Teori Dasar Listrik 01.doc
  10. Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik-Jilid 1. pdf
  11. Teknik Pemanfaatan Tenaga Lstrik- Jilid 2. pdf
  12. Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik-Jilid 3. pdf
  13. Sistem_Refrigerasi_dan_Tata_Udara_jilid 1. pdf
  14. Sistem_Refrigerasi_dan_Tata_Udara_jilid 2. pdf
  15. Dasar Motor Stepper. pdf
  16. Mesin Listrik. pdf
  17. Sistem Pengendali Putaran Motar AC. pdf
  18. Pengenalan PLC. doc
  19. Pengenalan PLC 1.doc
  20. Pemanfaatan Programmable Logic Controller dalam Dunia Industri.doc
  21. Sistem Kontrol Proses dan PLC. pdf
  22. Kendali_Berbasis_Mikroprosesor. pdf
  23. Kendali-Jarak-Jauh-via-SMS. pdf

B. Buku dan Modul Teknik Listrik Bahasa Inggris

Berikut ini adalah link-link untuk pencarian buku-buku/majalah yg menyediakan buku-buku gatis :

Sumber

[1]http://installist.wordpress.com/buku/