Home

Tampilkan postingan dengan label Sukses Total. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sukses Total. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Maret 2012

Kunci Sukses: Meminta Banyak Hal

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar

Ditulis oleh:

astuti's signature

Strategi Sukses Total

The more you ask, the more you'll get.
When the going gets though, ask for more stuff.

Makin banyak yang Anda minta (kepada-Nya), makin banyak yang akan Anda terima. Ketika hidup terasa susah, mintalah semakin banyak lagi untuk membuatnya terasa mudah.

~ Tom Pauley - I'm Rich beyond my Wildest Dream. I am. I am. I am. ~

Ketika hidup terasa makin susah, apa yang Anda lakukan?

Satu kunci sukses "kecil" ini sungguh bertolak belakang dari semua yang mungkin pernah diajarkan kepada kita selama ini (conventional wisdoms).

Bagaimana tidak, selama ini kita diajarkan untuk tidak banyak "berangan-angan". Tidak mimpi muluk-muluk. Tidak meminta terlalu banyak, itu serakah namanya. Terima saja berapapun yang diberikan Tuhan, dsb. Yang tahu diri. Lihat kenyataan. dsb. dsb.

Ajaran ini mungkin ada betulnya. Tetapi lebih banyak merugikan dan menghambat mereka yang ingin sukses total dalam hidupnya. Lihat saja betapa banyak orang di sekitar kita yang tidak sukses hanya karena tanpa sadar mereka telah tercekoki oleh petuah ini.

Ajaran ini berdasar pada pikiran sempit bahwa sumber daya di alam raya ini terbatas jumlahnya, sehingga agar kita tampak sebagai orang yang "sopan", kita tidak boleh mengambil terlalu banyak, supaya orang lain kebagian.

Tapi bagaimana kalau sekarang saya katakan bahwa segala sesuatu di alam raya ini tidak akan bisa Anda habiskan sendiri, seberapa kuatpun Anda mencoba. Karena sumber daya jagad raya ini tidak terbatas, ia hanya akan terbatas kalau Sang Pencipta mengatakannya terbatas?

Dengan kata lain, sebenarnya tidak ada batas dari apa yang bisa diciptakan-Nya, sebanyak apapun kita menghabiskannya, Tuhan akan dengan mudah bisa menggantikannya, melakukan penciptaan lagi.

Anda tidak perlu takut meminta banyak hal, bahkan sesungguhnya kunci sukses adalah dengan meminta banyak hal. Dan Anda juga tidak perlu takut kalah bersaing dengan siapapun dan tidak kebagian. Tuhan punya cukup kekayaan untuk semua makhluk-Nya.

galaksi

Tahukah Anda, bahwa menurut ilmu pengetahuan manusia yang terbaru, jumlah galaksi yang berhasil diamati di luar sana, alam raya ini terus berkembang, terus membesar tanpa batas yang jelas. Setiap detiknya, lahir galaksi-galaksi, bintang- bintang, tata-surya, planet-planet baru dsb. (sekilas info dari hasil observasi teleskop Hubble yang disebutkan dalam buku fisika paling laris di dunia "A Brief History of the Universe" tulisan Stephen Hawkings).

Tuhan saja tidak berhenti melakukan penciptaan

Ingin terus sukses? Teruslah mengajukan permintaan.

dare to dream, dare to ask
Beranikan mempercayai

Kalau Tuhan saja tidak berhenti mencipta, kenapa kita membatasi kehidupan kita dengan meminta seadanya, atau bahkan tidak meminta apa-apa?

Sukses total adalah sukses di semua hal. Itu berarti kalau Anda mau menikmati kesuksesan total, maka Anda juga harus memiliki banyak hal. Itu berarti kunci sukses Anda adalah dengan meminta banyak hal.

Apalagi bila hidup Anda saat ini masih sangat kekurangan, maka makin banyak yang harus Anda minta untuk mengejar apa yang Anda lewatkan selama ini.

Bila Anda merasa telah memiliki segalanya, Anda bisa meminta sesuatu yang baru sama sekali agar Anda terus bertumbuh. Apa yang Anda inginkan hari ini harus berbeda dari kemarin. Hidup Anda pun harus terus berkembang sebagaimana terus berkembangnya jagad raya ini.

(Daftar permintaan Anda TIDAK PERLU ditunjukkan siapapun. Ini hanya untuk Anda dan Tuhan. Jadi Anda tidak perlu khawatir dikecam, dikritik atau disebut serakah oleh siapapun yang tidak berkepentingan.)

Paling tidak ada tiga alasan kenapa untuk sukses Anda harus meminta banyak hal.

Pertama, karena ada keinginan Anda yang tertunda terkabulnya (DIVINE TIMING)

Jadi, dengan meminta banyak hal, persentase terkabulkannya juga akan membesar.

Katakan Anda memiliki 100 permintaan. Sepuluh di antaranya ditunda (baca lagi tentang konsep divine timing ini di sini), sementara 90 lainnya diberikan langsung atau dalam tempo singkat. Itu persentase yang besar kan, 90% permintaan Anda terkabul?

Sementara kalau Anda cuma meminta 10 hal, lalu sepuluh-sepuluhnya tadi kebetulan yang dipilih Tuhan untuk ditunda-Nya, itu berarti Anda tidak memiliki satu permintaan pun yang dikabulkan (saat ini juga), bukan? Nol persen. Lalu, karena ini, Anda bisa merasa bahkan mengklaim bahwa Tuhan tidak mengabulkan doa Anda.

Beri Tuhan alternatif sebanyak mungkin. Inilah fungsi DAFTAR DOA kita.

Sebuah alternatif pilihan yang kita ajukan ke Tuhan. Semakin banyak alternatif pilihan, semakin baik. Bukan untuk kemudahan Tuhan memberikannya kepada Anda. Bukan. Semua hal mudah bagi Tuhan.

Tetapi kemudahan bagi Anda sendiri untuk bisa menyesuaikan diri agar siap menerima keinginan Anda tersebut. Dan ini membutuhkan proses, kan.

Katakan, Anda cuma lulusan SMP. Pengangguran. Tidak punya modal. Tidak punya pengalaman berpartai. Tidak punya pendukung. Maka, kalau satu-satunya keinginan Anda adalah menjadi caleg, kemungkinan besar keinginan ini harus tertunda.

Karena Andanya sendiri belum siap menerima apa yang Anda inginkan ini. Anda masih harus berevolusi agar memiliki karakteristik yang pas sebagai seorang caleg, misalnya dengan belajar berpartai dahulu, belajar mengumpulkan pendukung, belajar menggalang dana dsb., sebelum bisa diberi kesempatan menjadi caleg.

Jadi kalau menjadi caleg adalah satu-satunya permintaan yang ada dalam daftar Anda, maka kesannya pasti doa Anda tidak dikabulkan, yet (belum). Ya, kan?

Masuk akal kan penjelasan saya?

Jadi agar permohonan Anda banyak yang bisa dikabulkan, mintalah banyak-banyak.

Semakin banyak persentase permintaan Anda yang "dikabulkan" semakin yakin Anda akan janji Tuhan. Dan semakin yakin Anda akan janji Tuhan, semakin banyak pula yang akan diberikan-Nya pada Anda.

Alasan kedua, dengan meminta banyak Anda akan memenuhi tujuan hidup Anda untuk terus bertumbuh dan berkembang.

Ya, dengan banyak meminta, Anda akan semakin berkembang sebagai manusia. Baik dalam kemampuan (skills) yang Anda kuasai maupun dalam kepemilikan harta dan ilmu.

Katakan Anda meminta sebuah mobil, maka bila saat ini Anda belum bisa menyetir, Anda mungkin akan harus belajar menyetir lebih dahulu kan? Dan ini berarti satu skill lagi dalam hidup Anda bertambah.

Kalau Anda memutuskan memakai sopir, maka berarti Anda harus diberi saluran income yang lebih besar agar bisa membayar sopir, dan Anda juga diberi kesempatan belajar tentang bagaimana memilih sopir yang baik dan menjadi majikan yang baik pula. Dan Andapun jadi makin berkembang karenanya.

Ini yang membuat banyak meminta menjadikan Anda makin SUKSES dan KAYA. Kehidupan Anda makin lengkap dan bermakna. Inilah sebabnya kunci sukses itu meminta banyak hal.

Alasan ketiga kita tidak boleh berhenti meminta bila ingin sukses adalah karena tidak semua permintaan kita dikabulkan-Nya.

Lho, katanya, semua pasti dikabulkan? tanya Anda.

Saya klarifikasi, sebenarnya, sebenarnya nih ya, ini bukannya berarti tidak dikabulkan, bukan. Tetapi Anda diberi yang lebih baik lagi. Ya, keinginan Anda tidak diberikan sebagaimana yang Anda minta karena Tuhan punya yang lebih baik lagi.

Jadi ibaratnya begini, ada seorang gadis bertubuh tinggi, tegap dengan struktur tulang yang besar. Tetapi dia ingin menjadi penari balet. Lalu dia meminta Tuhan untuk menjadikan dia penari balet yang sukses.

Ada beberapa kemungkinan akhir dari cerita gadis ini. Bisa jadi, dia memang akan bisa menjadi penari balet yang sukses, walaupun memerlukan usaha lebih keras.

Tapi bisa jadi juga, dia nantinya akan dibuka matanya, bahwa dengan postur tubuhnya itu dia akan lebih sukses bila menekuni cabang seni atau olah raga lainnya, tapi bukan balet.

Sama seperti ini. Kita mungkin akan diberi ganti yang lebih cocok, karena Allah-lah yang tahu yang terbaik untuk kita.

Jadi esensinya, semua tetap dikabulkan tapi mungkin ada yang diganti dengan yang lebih pas untuk Anda, dan ini berarti anugerah yang lebih baik, kan?

Jadi teruslah meminta banyak hal ya, agar kalau permintaan kita dipandang tidak tepat oleh Allah, kita juga banyak mendapat ganti yang lebih baik lagi.

Sometimes good things don't occur to allow great(er) things to happen.

Kadang hal baik tidak terjadi untuk memungkinkan terjadinya hal YANG LEBIH BAIK lagi.

~ SuksesTotal.com ~

Sekali lagi, memintalah yang banyak

Jadi jangan lupa menulis daftar doa/permintaan Anda setiap hari, ya. Ingat, kunci sukses meminta banyak hal.

Semua bentuk kesuksesan yang bisa Anda bayangkan, bisa Anda rasakan.

Anda hanya tinggal menuliskannya, memintanya langsung kepada kekuatan Pencipta agar mengirimkannya dalam hidup Anda.

berani bermimpi

P E N T I N G !

Tetapi jangan lupa, meminta ini bukan satu-satunya kunci kesuksesan. Ada rahasia sukses terbesar lainnya yang akan membentuk kesuksesan Anda.

Sumber suksestotal.com

Senin, 05 Maret 2012

Satu Doa untuk Sukses yang Ampuh

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 1 komentar

Ditulis oleh:

astuti's signature

Rahasia Sukses Total

Tuhan bisa memberi dalam sekejap apa yang kita usahakan seumur hidup kita.
Mintalah kepada-Nya, maka Dia akan mengabulkan-Nya.

This is the true key to total success.

~ SuksesTotal.com ~

Satu Metode Doa untuk Sukses

PERINGATAN :

Informasi "Doa untuk Sukses" yang akan Anda baca ini tidak tersedia di manapun dan sangat, sangat ampuh, Anda harus berhati-hati menggunakannya.
Bila apapun yang Anda minta terkabul, jangan menyesal atau menyalahkan saya.
Juga, jangan teruskan membaca "Doa Untuk Sukses" ini bila Anda takut akan perubahan, karena sesudahnya, hidup Anda tidak akan pernah sama lagi.

Ada banyak cara berdoa atau meminta keinginan kita dari Tuhan, tetapi ada satu doa untuk sukses yang saya tahu sangat ampuh.

Saya akan Anjarkan pada Anda satu rahasia "kecil" yang telah mengubah hidup saya 180 derajat hanya dalam beberapa tahun saja. Satu doa untuk sukses yang telah membantu terkabulkannya lebih dari 90 persen dari ribuan hal yang telah saya minta kepada-Nya.

lampu aladdin
Lampu Aladdin
(image copyrighted by:
www.lawofattractionecards.com

Metode doa rahasia yang semula enggan saya bagi karena, pertama, saya takut akan disalah-gunakan, kedua mungkin karena alasan egois saja.

Bayangkan, memiliki rahasia cara berdoa ini sama seperti memiliki lampu Aladdin, atau tongkat ajaib, yang bisa menghadirkan di depan mata apa yang kita mau.

Apa tidak sayang kalau dibagikan dengan orang lain? Itu pikir saya dulu. Saya yang masih baru saja merasakan yang namanya sukses, sehingga ingin menikmatinya sendiri, he..he..he... (Maaf ya, pembaca, sekarang saya sudah tidak egois lagi kok. Saya sudah belajar untuk sukses dengan cara memberi.)

Doa untuk sukses ini didasarkan pada prinsip bahwa Tuhan bisa memberi kita apa saja yang kita minta, tetapi kitanya sendiri harus lebih dahulu tahu apa yang kita minta secara detil, konkret dan spesifik.

(Ingat pelajaran tentang langkah sukses pertama, tentang bagaimana menjabarkan keinginan kita?).

Nah, semua keinginan dan impian sukses yang telah kita tuliskan ini kemudian kita sodorkan kepada Tuhan sebagai sebuah doa untuk sukses atau permintaan, yang lagi-lagi juga harus jelas, konkret dan spesifik.

Bukan agar Tuhan tahu apa yang kita mau, tetapi agar kita sendiri TAHU dan PUNYA TOLOK UKUR yang jelas apakah permintaan kita tadi sudah dikabulkan atau belum.

Ya pembaca, banyak sekali orang yang berdoa, tetapi banyak pula yang tidak mendapatkan atau merasa seakan tidak mendapatkan apa yang dimintanya, karena mereka meminta sesuatu yang terlalu abstrak, yang bahkan untuk mereka sendiri pun sulit untuk dipahami.

Misalnya, ada orang yang meminta kekayaan. Setiap saat, doa minta kekayaan itulah yang dia panjatkan.

Bertahun-tahun berdoa, Tuhan tetap saja tidak mengirimi dia rumah megah, harta benda atau keberhasilan luar biasa dalam usaha. Hidupnya selalu pas-pasan.

Memang sih, dia selalu sehat wal'afiat. Tidak pernah sakit sedikitpun, begitu juga keluarga dan anak-anaknya.

Nah, pertanyaannya, sudahkah Tuhan memberi dia kekayaan sebagaimana yang dimintanya?

Jawabnya, bisa sudah, bisa belum. Tergantung definisi dari kekayaan yang dia minta tadi.

Tuhan memberi menurut apa yang Dia lihat terbaik untuk kita. Itu selalu. Dan kesehatan adalah satu bentuk kekayaan yang luar biasa berharga

Tetapi adakalanya, apa yang Tuhan lihat terbaik itu tidak sama dengan yang benar-benar kita inginkan.

Di sinilah kemudian letak terjadinya mis-match antara kenyataan, bahwa sebenarnya doa kita telah dikabulkan, dengan pikiran kita sendiri yang punya bayangan lain, sehingga merasa sepertinya doa kita tidak juga terkabulkan.

Doa untuk Sukses - Konkret, Jelas, Spesifik

kunci sukses dan kekayaan
Kunci Sukses & Kekayaan
(image copyrighted by:
www.lawofattractionecards.com

Nah, agar tidak terjadi 'mis-match' ini-lah, kita kemudian diberi kesempatan, oleh Tuhan sendiri, untuk ber-co-create with Him atau berpartner dalam penciptaan, dengan cara menjabarkan secara konkret, spesifik dan detil apa yang kita mau melalui doa/permintaan kita kepada-Nya.

Karena itulah, metoda ber-doa untuk sukses yang akan saya ajarkan ini penting untuk diketahui semua saja yang ingin sukses.

Bentuk doa untuk sukses yang ampuh haruslah menjabarkan semua keinginan kita seperti seorang arsitek menjabarkan desain rancangannya dalam sebuah "blueprint"/cetak biru yang konkret, yang memungkinkan pengerjaan selanjutnya dari rancangan tersebut.

Seorang arsitek saja harus menuangkan rancangannya dalam sebuah desain hitam di atas putih, di atas selembar kertas, agar bentuk sebenarnya dari bangunan yang dia inginkan akan dengan jelas terpampang di depan mata. Bila ada hal yang kurang atau tidak pas, atau ingin dia perbaiki, akan dengan mudah bisa dia modifikasi.

Permintaan (doa untuk sukses) yang akan Anda panjatkan ini juga memakai prinsip seperti ini, mengkonkretkan segala sesuatu yang masih abstrak di kepala kita.

Nah sekarang mari kita mulai. Bersiaplah untuk sebuah petualangan paling seru dalam hidup Anda.

"Okay siap...? Get, set, ready.... ??? (trust me, it's gonna be really fun...really..really fun....

(Coba mana ada yang menandingi kekuatan cara yang memungkinkan kita meminta langsung pada Sang Empunya Alam Semesta, dengan segenap perasaan positif/bahagia pula.... Jadi, mana mungkin tidak akan ampuh..).

"Okay...now...GO!!!"

Doa untuk Sukses - Peralatan yg dibutuhkan

Pertama, ambil sebuah buku yang kosong, (atau kalau tidak ada, kertas bersih/kosong pun bisa), serta sebuah pena atau pensil.

(Lho...lain tho cara "berdoa"-nya di sini, kok bukannya disuruh duduk berlutut dan menengadahkan tangan, tapi malah disuruh ambil alat tulis?)

Ya betul, cara Anda "berdoa", atau kita gunakan saja istilah meminta atau memohon kepada Tuhan di sini, memang berbeda dengan yang biasa Anda lakukan. (Kan sudah saya bilang, cara-cara kami luar biasa...;))

Doa untuk Sukses kita akan berbentuk sebuah daftar permintaan. Ya, kita akan menuliskan apa yang kita minta kepada Tuhan sebagai sebuah daftar.

Daftar Doa/Permintaan untuk Sukses

Okay, sudah siap alat tulisnya...?

Sekarang buka satu halaman buku tulis Anda. (Buku tulis apa saja boleh digunakan.)

Tulis di situ , di bagian paling atas, sebuah doa pembuka sesuai kepercayaan Anda, yang berhubungan dengan janji Tuhan untuk mengabulkan doa.

Kalau saya, biasanya cukup saya tuliskan kalimat "Basmallah". "Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang".

Kalimat Basmallah ini ajaib sekali karena ini memberitahu bawah sadar kita bahwa apapun yang kita lakukan di bawah kalimat "Basmallah" ini adalah atas bimbingan, ijin, inspirasi dan sebagainya langsung dari Allah.

Ini menguatkan keyakinan kita akan kekuasaan-Nya atas hidup kita, dan menguatkan keyakinan kita akan terkabulkannya doa untuk sukses kita tersebut.

Lalu di bawahnya saya tuliskan kata-kata ini: "DAFTAR DOA-KU" (Saya biasanya juga taruh tanggal di bagian kanan atas, agar saya tahu saja kapan saya menulisnya, untuk melihat berapa lama Tuhan mengirimkan apa yang saya minta. Hanya sekedar ingin tahu, bukan untuk mengharapkan atau menentukan deadline.)

Lalu sesudahnya saya tuliskan SEMUA yang saya minta dari TUHAN. SEMUA.

Anda yang telah mengerjakan latihan menuliskan semua keinginan Anda dari pelajaran sebelumnya, bisa menggunakan daftar 100 hal yang Anda inginkan yang telah Anda tulis tersebut untuk bahan daftar doa untuk sukses kita ini.

Bedanya dengan daftar keinginan Anda tersebut, daftar doa untuk sukses ini kita tulis dalam bentuk KALIMAT lengkap, bukan daftar kata-kata/benda saja.

Berikut ini contoh daftar permintaan (doa untuk sukses) yang saya buat, HANYA CONTOH, untuk memberi Anda inspirasi tentang apa yang bisa Anda tuliskan.

In the Name of God, the Most Loving and the Most Merciful

DAFTAR PERMINTAANKU (DOA-KU) KEPADAMU YA ALLAH, TUHAN PEMILIK ALAM SEMESTA

  1. Aku sekarang tinggal di rumah impianku.
  2. Aku punya rak buku baru yang keren banget.
  3. Aku punya sofa baru yang nyaman.
  4. Aku punya koneksi internet cepat yang murah di rumah.
  5. Aku punya kalung emas baru yang indah.
  6. Aku punya handycam baru.
  7. Aku langsing, sehat dan bugar.
  8. Aku punya satu set home theatre baru.
  9. Aku punya laptop baru.
  10. Aku punya penghasilan tetap yang besar dan bisa diandalkan.
  11. Anak-anakku selalu sehat wal'afiat.
  12. Anak-anakku tumbuh besar menjadi manusia yang seimbang,
    sehat dan bahagia luar dan dalam.
  13. Aku sedang dalam perjalanan berlibur ke Maldives.
  14. Pekerjaanku di kantor lancar dan menyenangkan.
  15. Aku punya pemotong kuku baru.
  16. Aku ketemu penyanyi idolaku.
  17. Aku senang sekali nonton premier film kesukaanku.
  18. Hariku bagus dan menyenangkan hari ini.
  19. Aku sudah melakukan pembayaran listrikku dengan tepat waktu.
  20. Pembayaran kartu kreditku lancar dan tepat waktu.
  21. Aku menikmati waktu tidur dan istirahat yang cukup.
  22. Semua organ dalam tubuhku berfungsi dengan baik.
  23. Aku menyukai dan menikmati pekerjaanku.
  24. Aku punya banyak sahabat baik.
  25. Orang tua dan saudaraku selalu dalam perlindungan Allah SWT.
  26. Hariku di rumah sangat menyenangkan akhir pekan ini.
  27. Websiteku terselesaikan dengan baik dan tepat waktu.
  28. Aku selalu dalam bimbingan dan penjagaan Allah SWT dalam setiap langkahku.
  29. Aku menunaikan ibadah harianku dengan baik, khusyu' dan tepat waktu.
  30. Aku tahu harus mengambil keputusan apa dalam masalah yang sedang kuhadapi dengan atasanku.
  31. ....................................................................................................
    (Dan sebagainya...dan seterusnya).

Doa untuk Sukses - Minta segala macam hal

Anda lihat dalam CONTOH daftar doa untuk sukses saya, bahwa saya meminta segala macam hal.

Ini karena pada prinsipnya Anda ingin sukses di segala hal, bukan? Jadi Anda harus meminta SEGALA MACAM HAL, seperti contoh dalam daftar doa untuk sukses/permintaan saya tersebut.

Anda bisa meminta harta benda, segala macam dan bentuk harta benda, dari yang sekecil pemotong kuku baru sampai rumah bertingkat 20 kalau perlu.

Anda bisa meminta kesehatan badan, ketenangan pikiran, keteguhan iman, hati yang jernih, bimbingan Tuhan dalam setiap keputusan yang Anda ambil, keselamatan, kelancaran usaha dan sebagainya.

Minta semua, baik itu yang besar, maupun yang kecil. Yang sulit didapat, maupun yang sepele (karena sesungguhnya sesuatu itu menjadi mudah didapat hanya karena Allah telah menghendaki kemudahannya, bukan?)

Minta semua, baik yang mungkin, maupun yang kelihatannya menurut nalar Anda tidak mungkin. (Ketika Wright Brothers menciptakan pesawat udara yang menentang hukum gravitasi, bukankah untuk kemampuan nalar manusia saat itu, itu juga tidak mungkin?)

Sesungguhnya bagi Allah segala sesuatu itu mungkin dan mudah.

Anda bisa meminta APA SAJA dan KAPAN SAJA kepada ALLAH, TUHAN Semesta Alam.

Dan Anda juga bisa percaya bahwa semua yang Anda minta pasti akan diberikan-NYA, atau akan digantikan dengan yang lebih baik lagi. Ini adalah janji-Nya.

Jadi saya sungguh kasihan kepada mereka yang memiliki anggapan bahwa Tuhan bukanlah pemilik toko grosir yang bisa kita mintain apapun semau kita. (Coba Google kata-kata ini "Tuhan bukan pemilik toko grosir", pasti Anda akan temukan banyak blog yang bilang seperti ini).

Tuhan memang bukan pemilik toko grosir, Tuhan pemilik sesuatu yang jauh lebih besar lagi dari toko grosir. Tuhan pemilik jagad raya ini. Semua adalah kepunyaan DIA.

Lha kalau kita tidak bisa meminta kepada Sang Pemilik ini, kita harus minta kepada siapa, dong? Masa kita harus "nyolong" milik Tuhan, itu kan gak mungkin banget.

Atau masa kita harus meminta kepada yang lainnya? Bukannya itu kafir namanya?

Dan kalau memang kita membutuhkan, masa kita mau tidak minta, bukankah itu sombong namanya, kalau tidak mau meminta dan mengandalkan kemampuan diri yang tiada seberapa ini?

Cukup bantahan saya. Tujuan saya bukan untuk menang atau kalah berargumen. Tujuan saya membantu mereka yang mau dibantu. Jadi mari kembali ke topik pembahasan.

Dan, ya, Anda bisa meminta sebanyak mungkin kepada Tuhan, sebanyak mungkin, bahkan makin banyak makin baik. Tuhan pemilik semua yang ada di langit dan di bumi, kepada siapa lagi Anda meminta apapun yang Anda inginkan, kalau bukan kepada pemiliknya, apalagi bila,

si Pemilik ini ..."Sesungguhnya-lah yang Maha Pemberi. (Qur'an: Surat Sad: 35)

Dikutip dari suksestotal.com

Langkah Sukses Terpenting Berdoa (Meminta Langsung pada Tuhan)

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar

Ditulis Oleh:

astuti's signature

Strategi Sukses

Berdoalah maka akan dikabulkan
Ask and it is given.
This is the key to wealth & success.

~ S uksesTotal.com ~

Berdoa: membuka pintu kesuksesan yang sudah di depan mata

Akhirnya kita sampai di salah satu bagian paling penting sekaligus menyenangkan di sistem ini. Bagian di mana kita belajar membuka pintu kesuksesan, kekayaan dan kebahagiaan hakiki yang sudah terbentang di depan mata karena kita telah mendahuluinya dengan memberi.

Menyenangkan karena pada langkah sukses terpenting kita ini, kita akan belajar mendapatkan semua yang kita inginkan dengan cara yang sangat mudah dan dijamin.

Ya, langkah sukses terpenting yang saya bicarakan ini adalah berdoa, atau dengan bahasa lain, meminta langsung apa yang kita inginkan kepada TUHAN.

Langkah sukses terpenting ini hanya menuntut kita untuk berdoa, untuk meminta langsung kepada Sang Empunya Alam Semesta, sehingga dengan begini kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan dengan cara yang lebih mudah, bahkan kalau perlu tanpa harus mengejarnya sendiri dengan susah payah.

Nah, ini menyenangkan, bukan?

Berdoa = meminta

Berikut saya akan uraikan lebih lanjut makna dan cara berdoa yang saya maksud sebagai langkah sukses terpenting kita di bawah ini.

"Berdoa" (atau sekali lagi, lebih tepatnya dan lebih luasnya berarti 'memohon langsung pada Sang Empunya Jagad Raya") merupakan langkah sukses terpenting karena tanpa melakukan ini, kesuksesan yang Anda cari akan harus Anda kejar sendiri dengan kemampuan terbatas Anda sebagai manusia, sehingga hasilnya bisa gol, bisa nol.

Sementara bila kita berdoa, atau meminta kepada-Nya, kita mendapat jaminan yang luar biasa, karena tidak peduli Anda percaya atau tidak, sebenarnya segala sesuatu di dunia ini beroperasi atas dasar berikut ini:

SEMUA YANG KITA PUNYA, DARI ATOM TERKECIL TUBUH KITA SAMPAI YANG PALING LUAR BIASA BESARNYA, SEMUA BERASAL DAN BERSUMBER DARI, DAN HANYA DARI, TUHAN'

Ini adalah prinsip dasar yang harus kita percaya bila kita ingin sukses dengan cara yang menyenangkan, mudah dan sederhana.

Anda bisa sukses dengan cara sebaliknya, mengejar sendiri apa yang Anda inginkan, bersimbah peluh dan air mata, senggol sana, senggol sini, sikut sana, sikut sini, injak ini, injak itu, embat sana, embat sini, untuk bisa mencapai puncak, bisa, tapi yang saya tawarkan di sini adalah jalan yang lebih mudah.

Untuk itu, kita harus yakin bahwa kita tidak akan bisa mendapatkan apapun hanya dengan usaha kita sendiri saja. Ada kehendak yang lebih besar dari semua kemauan dan kemampuan kita yang menentukan apakah yang kita inginkan tersebut akan kita dapatkan atau tidak.

Anda pikir semua prestasi yang Anda capai selama ini adalah karena Anda pintar, rajin, penuh semangat dan selalu bekerja dengan giat?

Atau Anda pikir semua kekayaan, harta, rumah, tanah, kendaraan, kedudukan, kesehatan, kemajuan usaha Anda ini karena Anda orang yang baik, gigih, jujur, ulet dan pekerja keras?

Atau Anda pikir semua yang telah terjadi pada Anda terjadi karena keberhasilan Anda menjalani hidup?

Kalau ya, maka silahkan Anda teruskan gaya hidup Anda yang penuh kerja keras dalam selalu mengejar segala sesuatunya sendiri.

Sementara saya, saya akan pilih meminta pertolongan Tuhan saja untuk setiap keperluan.

Ini jauh lebih mudah dan membuat kita hidup dengan 'stress-free' alias bebas stress.

Apa ini berarti kita tidak berusaha, dan duduk malas-malasan saja?

Jangan salah lagi... Kita tetap menjalankan hidup kita sebagaimana biasanya. Bekerja seperti biasa, berurusan dengan manusia lain seperti biasa, memberikan pelayanan dan servis terbaik kepada sesama, membayar hutang-hutang dan tanggungan kita, tetap mempertahankan martabat kemanusiaan kita dengan perilaku dan akhlak yang baik di setiap kesempatannya, dan sebagainya, sebagaimana normalnya manusia.

Tetap, semua aktifitas hidup tetap berjalan seperti biasa, cuma bedanya sekarang, dengan meminta secara spesifik apa yang kita inginkan terjadi kepada kita, kita telah menyuarakan pilihan kita. Kita telah memilih apa yang kita mau.

Dan karena Tuhan sudah berjanji akan memberi apa yang kita minta bila KITA MEMINTA KEPADA-NYA, maka, kita jadi tahu, dengan meminta ini hanya tinggal 2 pilihan saja yang mungkin terjadi.

  1. Tuhan akan mengabulkan persis seperti apa yang telah kita minta secara spesifik tadi,

    atau
  2. Tuhan akan memberi yang mirip itu atau menggantinya dengan yang lebih baik, karena sekarang DIA 'tahu' persis apa yang kita inginkan.

Dengan meminta langsung kepada Tuhan, KITA JUGA TELAH MENYIAPKAN SEBUAH TAMENG PELINDUNG YANG SANGAT KUAT untuk semua aktifitas kita tadi. Tameng pelindung dari kegagalan, karena sekarang semua usaha kita ada di bawah kondisi di mana Tuhan mau tidak mau merestui dan mendukung keberhasilannya sepenuhnya atau, menggantinya dengan yang lebih baik.

Apa saya semakin abstrak bicaranya?

Maaf. Saya hanya tidak ingin Anda salah persepsi terhadap satu langkah sukses hidup terpenting yang akan saya ajarkan di bagian ini bahkan sebelum Anda memulai. Jadi saya memang harus jelaskan dengan hati-hati. Jangan sampai Anda mengklaim saya mengajarkan kemalasan.

Sukses dengan kerja keras?

Anda bisa sukses dengan bekerja keras membanting tulang, memutar otak, mengerahkan segenap daya dan kemampuan seumur hidup Anda dan baru berhenti/pensiun setelah semua tulang renta Anda lupa bagaimana caranya malalui malam tanpa rasa ngilu rematik. Bisa, kalau memang itu yang Anda pilih.

Tetapi, menurut saya itu bukan cara menikmati sukses yang sebenarnya.

Karena, TUHAN BISA MEMBERI DALAM SEKEJAP APA YANG ANDA USAHAKAN SEUMUR HIDUP ANDA tadi.

Hanya dalam sekejap. Bahkan kalau perlu tanpa Anda mengangkat satu jaripun (without you ever having to lift a finger) alias tanpa Anda harus bekerja sama sekali.

Sebaliknya, usaha kita, kerja keras dan kegigihan kita tidak akan membawa hasil kalau memang tidak dikehendaki-NYA.

Jadi bagaimana kita menjamin agar TUHAN menghendaki kesuksesan semua usaha kita tadi?

Nah, ini pertanyaan pentingnya: BAGAIMANA CARANYA kita memastikan bahwa TUHAN menjamin keberhasilan semua usaha kita, atau menggantinya dengan yang lebih baik?

Menurut Hukum Ketertarikan atau the Law of Attraction, ini adalah yang kita kenal dengan konsep manusia adalah "CO-CREATOR", alias "rekan/partner" dari "SANG PENCIPTA".

Jadi kita harus berpartner dengan Tuhan sebagai Sang Pencipta, yang akan menciptakan kehidupan kita sebagaimana yang telah kita minta kepada-Nya.

Sukses dengan berpartner dengan Tuhan

Bagaimana caranya ber"partner" atau ber"co-create" dengan Tuhan ini?

Jawabnya singkat tapi mujarab. KITA HARUS MEMINTA SECARA EKSPLISIT. Kita harus menyodorkan "BLUE-PRINT" desain kehidupan yang kita inginkan kepada-Nya, agar penciptaan yang dilakukan Kuasa-Nya sesuai dengan yang kita impikan, dengan cara secara eksplisit dan spesifik menjabarkan bentuk kesuksesan yang kita minta dalam doa kita.

Kita harus pergunakan janji TUHAN dalam semua kitab suci-NYA bahwa kalau kita meminta kepada-Nya, Dia pasti akan memberikannya, sebagaimana tertera dalam beberapa ayat kitab suci berbeda di bawah ini:

Dan katakanlah kepada manusia yang bertanya tentang AKU bahwa) Sesungguhnya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendoa (meminta) apabila ia berdoa (meminta) kepada-KU..."

~Q ur'an: Al-Baqarah: 186~

Ask and it will be given to you; seek and you will find; knock and the door will be opened to you.

For everyone who asks receives; he who seeks finds; and to him who knocks, the door will be opened.

Which of you, if his son asks for bread, will give him a stone?

Or if he asks for a fish, will give him a snake?

If you ... know how to give good gifts to your children, how much more will your Lord in heaven give good gifts to those who ask Him!

~B ible: Matthew 7: 7 - 11~

Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. (Bahkan) Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri (dengan tidak berdoa kepada-KU), akan masuk neraka dalam keadaan hina dina."

~Q ur'an: Surat Al-Mu'min: 60~

Pada ayat terakhir, karena ayat Qur'an tersebut telah resmi diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, maka kita perlu mengecek arti kata-katanya untuk memastikan.

Kamus Besar Bahasa Indonesia mendefinisikan kata niscaya sebagai: tentu, pasti, tidak boleh tidak.

Dari penggunaan satu kata 'NISCAYA' ini saja kita tahu bahwa TUHAN sudah menjamin terkabulnya doa.

TUHAN telah berjanji akan mengabulkan apa yang Anda minta (melalui doa-doa Anda) apabila kita memintanya langsung kepada DIA. Masa Anda masih belum percaya?

Sekali lagi, kita tahu dan yakin bahwa janji Tuhan tidak akan meleset. Maka kita harus berbahagia karena memiliki kesempatan 'memanfaatkan' janji tersebut dengan sebaik mungkin untuk menjamin keberhasilan semua usaha kita.

Jadi sekarang mari saya ajarkan bagaimana caranya membuat SEMUA aspek kehidupan Anda menjadi SEBUAH DOA besar KEPADA-NYA, yang dengan demikian pasti dijamin TERKABULNYA.

Semua hal dalam hidup kita bisa diubah menjadi sebuah doa, sebagaimana semua aktifitas kita bisa dipandang sebagai ibadah.

Oh ya, definisi doa menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah : permohonan, permintaan, harapan, pujian kepada Tuhan.

sedang berdoa
Gambar imut anak sedang berdoa ini
saya pinjam dari (copyrighted by:)
www.inspirational-bible-verses.com

Ada orang yang merasa takut atau segan untuk meminta kepada Tuhan apa yang diinginkannya, karena merasa bahwa bukan pada tempatnyalah kita mengirim "daftar belanjaan" kita kepada Tuhan, bahwa berdoa artinya lebih dari pada itu.

Pendapat saya, kalau Anda tidak berani meminta apa-apa kepada Tuhan bahkan setelah Tuhan sendiri memerintahkannya kepada Anda, itu sama artinya dengan kesombongan, dan orang yang sombong, tidak mau mengajukan apa yang diinginkannya kepada Tuhan dengan alasan Tuhan terlalu suci dsb, dsb. , adalah orang yang dibenci bahkan dikutuk Tuhan... (lihat ayat di atas).

"Ya, kita BISA MEMINTA APAPUN DAN SEBANYAK APAPUN MELALUI DOA KITA KEPADA TUHAN".

Dan website ini juga 100% meng-imani bahwa janji Tuhan untuk mengabulkan semua doa/permintaan kita tidak akan meleset.

(Bagaimana bisa meleset, kata-kata yang ditulis Tuhan sendiri, dengan bahasa yang begitu simple agar semua umat bisa mengerti, serta diulang berkali-kali malah, bagaimana bisa meleset?)

Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu adalah benar..."

~ Q ur'an: Al-Mu'min: 55 ~

Nah sekarang, bila Anda ingin tahu bagaimana caranya hidup kaya, sukses dan bahagia dengan meminta langsung pada Tuhan semua yang Anda inginkan, teruskan membaca tentang bagaimana meminta semua kesuksesan yang kita inginkan tersebut. PENTING SEKALI.

In a nutshell:

Tuhan adalah sumber segalanya. Semua yang kita miliki, kita miliki karena diberikan-NYA kepada kita.

Jadi hanya ada satu cara untuk mendapatkan semua yang kita inginkan, yaitu dengan MEMINTANYA langsung kepada DIA, Sang Pencipta, Penyedia & Pemilik Alam Semesta.

~ S uksesTotal.com ~

Dikutip dari suksestotal.com

Langkah Sukses Pertama: Ketahui Apa yang Anda Inginkan

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar

Ditulis Oleh:

astuti's signature

Langkah Pertama Sukses

Anything that you can imagine is yours to be or do or have.

~ A braham-Hicks ~

SUKSES TOTAL Jurus Pertama: Jawab pertanyaan ini:

"What do YOU want?"

Selamat, Anda telah sampai di satu halaman penting website ini. Perjalanan Anda menuju kesuksesan total dalam hidup sebentar lagi akan segera dimulai dengan langkah pertama sukses yang akan Anda ambil sesudah ini.

Tapi sebelum mengambil langkah sukses pertama tersebut, sebaiknya Anda memastikan bahwa Anda memiliki bekal memadai untuk perjalanan yang menyenangkan namun mungkin akan penuh tantangan ini.

Pembahasan halaman ini adalah mengenai bekal yang harus Anda bawa dalam perjalanan menikmati kesuksesan. Sebuah "Jurus Ampuh" yang akan menjamin "keamanan" perjalanan Anda. Bekal yang harus Anda miliki sebelum mengambil langkah pertama sukses Anda.

Jurus yang perlu Anda kuasai sebelum mulai melangkah ini adalah: jawab pertanyaan saya di atas.

Pertanyaan apa?

Mudah-mudahan Anda balik bertanya ini adalah karena tulisan pertanyaan saya yang kurang jelas di atas (maaf, disengaja...;-D), tetapi bukan karena Anda tidak tahu jawabannya.

Ya, sebelum Anda melangkah lebih jauh, Anda harus bisa menjawab pertanyaan saya tersebut dengan baik dan benar.

"Apa yang ANDA inginkan?"

Tahukah Anda apa yang Anda inginkan?

Kalau Anda menjawab dengan pasti, yakin, "Ya, iya-lah, masak ya iya dong,".

Selamat, sebentar lagi Anda bisa mulai membuka pintu halaman dan mengambil langkah sukses pertama Anda.

Tapi kalau Anda masih nggak mudheng dengan apa yang saya bicarakan, teruskan membaca. (Dan jangan pernah malu mengakui kalau sebenarnya belum mengerti. Toh, tidak ada orang lain yang tahu, kan?)

Begini maksud saya.

Ketika Anda hendak pergi, sebelum Anda mengambil langkah pertama meninggalkan rumah, Anda harus tahu dengan pasti dahulu kan Anda mau pergi kemana? Tanpa perlu dijelaskan, ini penting agar ketika Anda sudah sampai di suatu tempat, Anda tahu ini tempat yang Anda tuju atau bukan.

Ini sama dengan perjalanan Anda menuju sukses.

Anda harus tahu dengan pasti apa yang Anda inginkan dalam kehidupan dunia ini, apa bentuk impian sukses yang tengah Anda perjuangkan, sehingga Anda punya tolok ukur untuk menentukan apakah Anda sudah mencapainya atau belum.

Seringkali orang menjalani hidupnya bagaikan menempuh perjalanan yang sebenarnya bukan atas dasar keinginannya, seperti misalnya ketika pergi beramai-ramai bersama teman. Dan karena tidak bisa memutuskan sendiri mau pergi ke mana, orang ini ikut saja kemana perginya teman serombongan tadi.

Sehingga, meskipun sudah sampai tempat yang dituju, dia masih saja bertanya, kita sudah sampai atau belum, ya?

Dia tidak merasakan kegembiraan sampai di tempat tujuan tersebut karena tempat tujuan itu bukan yang menjadi keinginannya sendiri.

Ini sering sekali terjadi pada kita, di mana kita menjalani hidup sebagaimana standar umum yang ditetapkan masyarakat sekitar kita.

  • Kita memilih karir sebagaimana yang biasa dipilih orang lain.

  • Kita mengambil keputusan seperti yang biasa diambil orang lain.

  • Kita menginginkan suatu hal atau barang, karena kebanyakan orang juga menginginkan itu.

  • Kita menentukan definisi, standar dan ukuran kebahagiaan hidup sebagaimana kita lihat pada hidup orang-orang lain.

  • Kalau semua orang kaya punya mobil, kita merasa hidup kita belum lengkap kalau belum memilikinya.

  • Kalau semua orang sukses, terkenal dan masuk TV, kita merasa belum sukses kalau belum mengalaminya.

  • Dan sebagainya, yang intinya adalah hidup menggunakan standar orang lain.

Tidak ada masalah menggunakan standar orang lain, bila memang itu juga yang ANDA inginkan.

Seperti tidak masalah pergi bersama rombongan bila memang ANDA menginginkan pergi ke tempat tujuan yang sama.

Yang menjadi masalah adalah bila Anda sekedar ikut-ikutan. Mengikuti saja apa yang sedang populer di sekitar Anda.

Yang berakibat Anda tidak bisa merasakan kepuasan hidup yang sesungguhnya karena hidup yang Anda jalani bukanlah yang menjadi tujuan hidup Anda sendiri, yang nota bene bukan hidup yang benar-benar ANDA inginkan/impikan.

The key to SUCCESS in YOUR LIFE is, of course, YOU

Karena itu sebelum memulai melangkah, kuasai jurus ini. KETAHUI DENGAN PASTI APA YANG ANDA INGINKAN.

Perhatikan bahwa sejak pertama kali saya bertanya, saya menggaris-bawahi, menebalkan dan menekankan tulisan YOU atau ANDA-nya.

Karena, memang inilah kuncinya. Kunci sukses yang ANDA cari itu adalah diri ANDA sendiri.

Jadi pertanyaannya bukanlah, "APA kunci sukses itu?"

Tetapi, "SIAPA-kah kunci sukses itu?"

Dan jawabanya adalah ANDA. Ya, ANDA sendiri.

Ini hidup Anda. It's your life. Silahkan tentukan sendiri keinginan Anda. Silahkan pilih sendiri seperti apa bentuk kehidupan yang Anda impikan itu.

Cerita hidup apa yang ingin Anda tuliskan? Pengalaman hidup apa yang ingin Anda nikmati? Siapa yang ingin Anda temui? Kemana Anda mau pergi?

Ketika habis waktu kita di dunia nanti, kita toh tidak akan ditanyai tentang apa yang telah dicapai tetangga kita dan apakah kita sudah berhasil menyamainya.

Dan jelas, kita tidak akan dipuji karena berhasil mengungguli rekan satu kantor dengan membeli kendaraan termahal di antara mereka.

Tidak penting apa yang orang lain berhasil capai dalam hidup mereka. Mereka punya cerita hidup yang berbeda. Mereka menempuh jalan yang berbeda pula dari Anda.

Kita harus mengukir cerita kita sendiri, hidup dengan tujuan hidup dan mimpi-mimpi kita sendiri.

Jadi berhentilah melihat keluar jendela dan ke dalam rumah tetangga. Berhentilah menetapkan standar dari pencapaian orang lain.

  • "Wah mereka punya kulkas 5 pintu yang baru. Kita juga harus beli nih."
  • "Wah, mobil si A sekarang Toyota Alphard, lho. Keren banget. Kita juga harus tukar tambah mobil kita dengan itu."
  • "Anak si B diterima di Fak. Kedokteran UI, lho. Anak kita juga harus berhasil masuk situ. Prospeknya bagus."
  • "Teman-teman sekantor sudah pada ambil S-3 mereka. Banyak yang dapat beasiswa luar negeri, malah. Aku juga harus dapat, nih."

Perhatian:

Pesan Penting untuk Semua Orang Tua:

Ini berarti juga Anda sebaiknya tidak memaksakan mimpi-mimpi Anda pada putra-putri Anda bila menginginkan mereka menikmati hidup yang sukses total.
Biarkan mereka memiliki impian (sukses) mereka sendiri.

Dan kalimat lain sejenis ini. Anda mengerti kan maksud saya?

Berhenti melakukan ini pada diri Anda sendiri. Kasihan. Nanti bebannya terlalu berat. Anda kejam terhadap diri sendiri bila setiap kali Anda melihat sesuatu yang dilakukan orang lain, Anda paksa diri juga untuk melakukannya.

Sebaliknya, mulailah berkaca dan tanyakan pada orang yang Anda lihat bayangannya di kaca tersebut (The man in the mirror , kata MJ), "Sebenarnya apa yang kau inginkan? Sukses yang seperti apa yang ingin kau capai dalam hidupmu ini."

Hanya setelah tahu apa yang kita mau inilah, kita baru bisa memulai perjalanan, mengambil langkah sukses pertama kita, karena sekarang kita sudah punya tujuan.

Satu kesalahan besar

Mengetahui keinginan atau impian sukses kita sepertinya bukan masalah besar. Atau benarkah?

Ada satu kesalahan besar yang dilakukan hampir 80% manusia sehingga keinginan mereka terhambat perwujudannya.

Apakah itu? Teruskan membaca di halaman selanjutnya tentang satu kesalahan besar manusia dalam menentukan keinginan atau impian mereka agar Anda terhindar dari kesalahan yang sama.

in a nutshell:

Tanpa tahu apa yang Anda mau, Anda akan hidup dengan menjalani mimpi-mimpi orang lain.

~ Sri Astuti ~

Dikutip dari suksestotal.com

Apa syarat memberi efektif?

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar

Ditulis Oleh:

astuti's signature

Strategi Sukses

Semakin banyak Anda memberi, semakin banyak Anda akan terima.
Dan untuk terus menerima, Anda harus terus memberi, dan memberi, dan memberi.
Anda memberi dahulu, baru Anda menikmati hasilnya.

~ Sukses Total.com ~

Pembahasan sebelumnya tuntas mengupas bagaimana memberi bisa menjadi kunci sukses paling ampuh bagi kita.

Pada pelajaran ini kita akan bahas beberapa cara atau syarat memberi efektif agar pemberian yang telah kita lakukan, entah itu berbentuk zakat/tithe, infak, sedekah maupun hadiah yang kita berikan ke orang lain, benar-benar bisa ampuh membuka kran rejeki kita.

Kran rejeki kita akan terbuka karena pemberian yang efektif mengaktifkan "hukum imbalan sepuluh kali lipat" atau "the law of ten-fold return", sehingga uang sedikit yang kita berikan, kembali ke kita berlipat ganda menjadi sumber rejeki baru.

Saya harap Anda sudah semakin yakin bahwa kalau Anda ingin segera sukses, kaya dan bahagia dalam hidup ini, maka Anda harus segera mulai memberi, detik ini juga.

Mulai dengan memberikan apa yang sudah Anda punya lebih dahulu dan yang Anda merasa nyaman melepaskannya dari hidup Anda.

Semua perjalanan dimulai dengan satu langkah kecil.

Semua anak belajar bicara dengan satu kata sederhana lebih dahulu. Jadi kalau memberi ini adalah suatu hal baru dalam hidup Anda, Anda harus memulainya dengan yang Anda bisa. Dengan yang Anda merasa nyaman, dan bukan karena merasa terpaksa atau karena merasa ini adalah sebuah persyaratan.

Keikhlasan dan rasa syukur akan penjagaan dan karunia Tuhanlah yang harusnya menjadi motivasi memberi agar bisa efektif.

Jadi Anda perlu berlatih dengan jumlah yang Anda mampu dulu.

Bila Anda sudah terbiasa memberi, dan ingin merasakan kesuksesan yang lebih besar lagi, Anda bisa sedikit demi sedikit mulai menambah jumlah pemberian Anda, karena memberi ini pada gilirannya memang akan meningkatkan kondisi perekonomian Anda. Percayalah.

Oh ya, kalau Anda perhatikan dengan cermat isi Al-Quran, Anda akan menemukan bahwa perintah untuk memberi ini sangat-sangat banyak. Dengan beragam redaksi kalimat perintah seperti, "Maka nafkahkanlah hartamu...", atau tentang "Orang-orang yang menafkahkan hartanya..." dan sejenisnya.

Bahkan, tampak lebih banyak jumlahnya dari perintah menjalankah jenis ibadah lainnya.

Jadi, jelas kan memberi ini bukan hal main-main. Ini salah satu jenis "ibadah" yang dengan sangat kuat diperintahkan Tuhan berulang kali dengan penekanan pula.

Jadi kalau masih ada orang yang rajin melakukan ritual ibadah jenis lainnya, apapun, tetapi dia masih juga pelit memberi, maka berarti dia telah salah menafsirkan perintah Tuhan. Wallahu'alam.

Yang jelas, kita sudah tahu bahwa langkah pertama yang bisa kita tempuh untuk mendapatkan kesuksesan sejati adalah dengan lebih dahulu memberi. Bahwa memberi membuka kran rejeki.

Berikutnya, saya jelaskan detil syarat memberi efektif yang manjur untuk membuka kran rejeki dengan mengaktifkan imbalan 10 kali lipat.

1. BERI DENGAN PERASAAN POSITIF

Syarat memberi efektif pertama agar pintu sukses kita terbuka lebar adalah kita harus memberi dengan perasaan positif, dengan hati senang dan benar-benar tulus.

Untuk bisa melakukan memberi efektif dengan perasaan positif ini Anda perlu berlatih mempercayai insting dan kata hati. Ingat, bahkan yang menggerakkan hatipun adalah Tuhan jua adanya.

Saya dahulu biasa memilih-milih dengan logika, siapa yang perlu saya beri. Tetapi kebanyakan menimbang seperti itu malah menghalangi flow dan good feeling kita, karena kita jadi kemudian terjebak banyak prasangka, atau bahkan keraguan. Akibatnya, efektifitas memberi kita terhambat.

Pemberian yang diiringi perasaan negatif seperti cemas, ragu-ragu atau khawatir, seperti ini, tidak akan efektif menggerakkan hukum TEN-FOLD RETURN.

Lebih baik gunakan petunjuk spontanitas. Misalnya, Anda sudah meniatkan hendak memberi sejumlah uang, tanpa ragu atau pikir panjang, langsung berikan uang tersebut kepada orang pertama yang Anda rasakan panggilan untuk memberi.

Karena seperti telah dibahas sebelumnya dalam memberi sebagai rahasia sukses terbesar, memberi yang saya bicarakan di sini luas sekali.

Tidak harus kita memberi kepada mereka yang lebih membutuhkan atau lebih miskin dari kita saja. Tidak, kita bisa memberi kepada siapa saja yang menyentuh hati kita tadi.

Bisa jadi Anda akan memberi uang ke orang yang tidak Anda kenal walaupun dia bukan pengemis. Atau memberi uang kepada teman sendiri yang selama ini mendukung Anda, walaupun dia tidak membutuhkan bantuan sepeserpun atau yang bahkan secara ekonomi lebih mapan dari kita.

Esensi dari memberi adalah menunjukkan kepada TUHAN bahwa kita yakin akan janji-NYA. Kita yakin akan kekayaan, kebesaran dan kemaha-kuasaan TUHAN.

Kita tunjukkan bahwa kita sepenuhnya beriman akan fakta bahwa TUHAN pasti menjaga kita dalam kondisi apapun. Sehingga kita tidak takut berpisah dengan uang atau harta kita, karena punya penjaga yang memiliki segalanya.

Itu intinya. Dan kalau kita yakin kepada-NYA, maka kita tidak akan merasa bersedih hati, takut, khawatir atau ragu sama sekali, kan? Kita akan merasa positif tentang memberi ini.

Dan perasaan poritif adalah hal pertama dalam syarat memberi efektif kita.

2. JANGAN MENGHARAP BALASAN

Karena kita memberi dengan rasa positif sebagai rasa syukur kepada Tuhan, maka syarat memberi efektif kedua adalah Anda harus segera melupakan pemberian itu. Begitu uang meninggalkan tangan kita, sudah, lupakan.

Jangan pikirkan apapun, selain rasa syukur bahwa kita ternyata mampu memberi, bahwa kita tidak akan pernah kekurangan atau disengsarakan oleh Tuhan. Jangan pikirkan uang itu nantinya oleh yang menerima akan digunakan untuk apa, atau yang lainnya.

Jangan pikirkan apapun, selain, apa tadi?...ya betul, selain rasa syukur akan PENJAGAAN TUHAN atas hidup kita.

Selain itu tentu saja Anda juga tidak boleh berpikir kapan mendapat balasannya, atau dengan cara apa, atau berapa nanti balasannya.

Jangan berpikir apa-apa. Apalagi berpikir dan mengharapkan balasannya dari orang yang telah Anda beri tadi.

Semua pikiran seperti ini membatasi dan bahkan bisa menunda efek berlipat ganda pemberian kita.

Ibaratnya sesudah meminum segelas susu segar, kita yakin susu itu akan membawa kesehatan, walaupun tidak saat itu juga kemudian penyakit kita langsung sembuh, misalnya, atau tulang kita langung kuat dsb. Kita hanya yakin bahwa susu akan membawa efek yang baik untuk kesehatan kita dalam jangka panjang meski efeknya ini tidak langsung terasa.

Sama seperti itu. Susu diminum, habis, ucapkan Alhamdulillah. Lalu lupakan. Anda tahu susu tersebut ada manfaatnya. Tapi Anda tidak perlu kemudian memeriksa badan Anda untuk melihat apakah Anda sudah bertambah tinggi atau berotot detik itu juga kan?

Berikan dan lupakan. Biar Tuhan yang mengurus ganjarannya. Yang penting Anda yakin ganjaran tersebut pasti ada. Itu sudah cukup. Melupakan pemberian Anda merupakan hal kedua dalam syarat memberi efektif.

3. SIAP MENERIMA

Saya pernah membaca sebuah hadits dari Shahih Muslim, yang intinya, konon, hari kiamat itu sudah dekat kalau sudah banyak orang kaya yang setengah mati keliling kampung untuk bisa memberikan sebagian hartanya, tetapi tidak bisa menemukan seorangpun yang bersedia menerima pemberiannya tersebut, karena semua orang sudah (merasa) kaya dan tidak membutuhkan pemberian orang lain. Semua orang menolak diberi.

Konon, itu tanda dekatnya hari kiamat. (Mudah-mudahan bukan di tahun 2012, ya,....he..he..he.)

Lepas dari kisah ini, karena kalau kiamat memang sudah harusnya datang, toh tidak ada yang akan bisa merubah ketetapan Allah ini, kita memang harus merenung bahwa kalau memberi adalah syarat untuk menjadi sukses, bagaimana kalau sudah tidak ada lagi orang yang mau menerima pemberian kita? Bukankah itu berarti bahwa pintu kesuksesan untuk semua orang juga akan tertutup?

Karena itulah, agar memberi tetap ampuh dan bisa membukakan pintu rejeki bagi kita dan semua orang di sekitar kita, maka syarat memberi efektif ketiga adalah Anda sendiri pun harus selalu bersedia menjadi pihak penerima sebuah pemberian.

THE LAW OF RECIPROCITY (atau HUKUM TIMBAL BALIK atau BALAS MEMBALAS) menggariskan bahwa memberi memerlukan pihak lainnya untuk menerima. Tanpa adanya pihak penerima tidak mungkin ada pihak yang bisa menjadi pemberi. Tidak akan ada tangan di atas bila tidak ada tangan yang menadah di bawahnya untuk menerima.

Jadi, tangan di bawah sama pentingnya dengan tangan di atas. Ini sebuah simbiosis mutualisme atau hubungan timbal balik yang saling memerlukan dan menguntungkan.

Sehingga, sekali lagi, mari kita bukakan pintu rejeki untuk orang lain dengan siap menjadi pihak penerima bila ada yang memberi.

Jangan terjebak rasa tidak enak, merasa tidak berhak dan sebagainya. Jangan tolak suatu pemberian walau yang memberi jauh lebih miskin harta dari kita. Terima dan syukuri.

Karena, selain bersedia menerima adalah sebuah syarat memberi efektif, menolak pemberian juga bisa menyakiti pihak pemberi dan membawa seluruh umat manusia selangkah lebih dekat dengan hari kiamat...he..he..he

4. BERI YANG ANDA INGINKAN

Syarat memberi efektif terakhir agar pemberian Anda ampuh membuka lebar-lebar kran rejeki dalam hidup Anda, dalam arti, Anda bisa memiliki semua yang Anda inginkan adalah kita harus mau memberi tidak hanya uang, tapi apa saja yang kita inginkan tersebut.

Anda tahu, alur segala sesuatu itu begini: Anda memberi lebih dulu baru Anda mendapat balasannya berlipat-lipat.

Jadi bukan Anda kaya dulu baru Anda bisa memberi dan membantu orang lain, seperti sikap dan cara pandang kebanyakan orang.

"Nanti kalau aku kaya aku akan sedekah....", "Nanti kalau usahaku ini sudah berhasil, aku akan menyantuni panti asuhan....", "Kalau aku naik pangkat dan naik gaji, aku akan bayar zakat hartaku..." dan sebagainya.

Tidak, ini terbalik total.

Anda memberi dahulu, yang dengan itu Anda menyatakan diri bahwa ANDA SUDAH KAYA,

lalu (karenanya) Anda mendapat balasan berlipat, yang artinya menegaskan perasaan bahwa Anda sudah kaya tadi serta menambah jumlah kekayaan Anda.

Lalu karena balasan berlipat ini, Anda jadi bisa memberi semakin banyak lagi,

yang kemudian berakibat Anda mendapat lebih banyak lagi dan Anda semakin kaya luar biasa,

dan begitu seterusnya.

Anda memberi dulu, maka Tuhan akan menciptakan cara untuk membalas pemberian Anda tadi sepuluh kali lipat, yang bisa jadi salah satunya adalah dengan menaikkan pangkat dan gaji Anda, membuat usaha Anda lancar, penjualan Anda meningkat dan sebagainya.

Memberi dengan begitu telah menjelma menjadi sebuah lingkaran Tuhan (kebalikan dari lingkaran setan, he..he..he..) yang tidak terputus menjaga kelangsungan kekayaan Anda.

Semakin banyak Anda memberi, semakin banyak Anda akan terima. Dan untuk terus menerima, Anda harus terus memberi, dan memberi, dan memberi.

Dan karena Anda ingin sukses tidak hanya dalam hal keuangan atau harta material saja, maka Anda bisa memberi apa saja yang Anda punya.

Apapun itu yang Anda berikan, dari sesuatu yang abstrak dan tidak memerlukan modal seperti senyum, kasih sayang, kelembutan, keramahan, perhatian, sapaan, kata-kata yang memotivasi, ilmu, informasi, waktu, pengabdian, sampai barang fisik, semua pasti dikembalikan pada Anda berlipat ganda.

Jadi apapun yang Anda inginkan di dunia ini, berikanlah dahulu ke orang lain, ini adalah satu syarat memberi efektif.

  • Anda ingin terkenal, bantu orang lain menjadi terkenal lebih dulu.

  • Anda ingin disayang, maka sayangi orang lain terlebih dahulu.

  • Anda ingin orang di sekitar Anda ramah pada Anda, maka sapalah mereka lebih dahulu.

  • Anda ingin bumi ini memberi Anda kesejukan dan kenyamanan sebagai tempat tinggal, maka sayangi dan peliharalah bumi ini terlebih dahulu.

  • Anda tidak ingin ada perang di dunia, maka sebarkan pesan damai dan persahabatan.

  • Ingin putra-putri Anda bertabiat baik? Maka berlaku baik pulalah lebih dahulu ke mereka.

  • Ingin tubuh kita tetap sehat sehingga maksimal dalam memberi wadah untuk ekspresi jiwa kita? Maka perlakukanlah badan kita dengan baik terlebih dahulu. Makan yang sehat, istirahat, olah raga dsb.

  • Kita ingin bahagia, maka bahagiakanlah orang lain lebih dulu.

  • Ingin bertambah ilmu, ajarkan ilmu Anda ke orang lain lebih dahulu.

  • Ingin kejatuhan rejeki nomplok tidak terduga? Maka sekali-kali jadilah sumber rejeki nomplok tidak terduga untuk orang lain lebih dahulu.

  • Anda tidak ingin dimarahi, atau dimaki atau dibenci orang lain, maka jangan berikan kemarahan, kebencian atau makian kepada siapapun.

  • Dan sebagainya.

Pokoknya, SEMUA, apapun itu yang Anda inginkan, maka berikanlah lebih dahulu kepada orang lain. Maka Anda akan mendapatkannya juga (berlipat ganda pula). Maka pemberian Anda akan ampuh mengalirkan rejeki tiada habis dalam hidup Anda.

Ten-fold Boomerang

PERINGATAN:

Karena setiap pemberian kita dikembalikan ke kita berlipat ganda, maka berhati-hatilah dengan 'apa yang Anda berikan'.

Berikan hanya yang positif saja.

Ibarat sebilah pisau tajam yang bisa sangat berguna tapi juga bisa melukai kita, memberi yang negatif ke lingkungan atau orang lain juga akan dikembalikan ke kita berlipat ganda.

Jadi pastikan Anda tidak memberikan kata-kata yang buruk, misalnya, atau tindakan kasar, atau merugikan atau curang atau menyakiti atau apapun yang buruk dan jahat, kepada siapapun.

Karena hukum Tuhan tidak akan meleset, dan Anda juga akan mendapat ganjaran negatif serupa yang berlipat ganda. Kita tidak ingin itu bukan?

Dan tidaklah seseorang membuat dosa melainkan keburukannya kembali kepada dirinya sendiri.

~ Qur'an: Al An'am: 164 ~

Kita tidak ingin boomerang tajam yang berisi energi negatif yang kita lemparkan kembali ke kita berlipat sepuluh tanpa bisa kita tangkis dan akhirnya melukai kita sendiri.

Dari pembahasan ini, mudah-mudahan rahasia sukses paling besar ini akhirnya bisa segera menjadi rahasia umum, di mana semua orang tahu dan menerapkannya. Alangkah indahnya dunia kalau begitu.

Jadi silahkan mulai memberi dan menerapkan syarat-syarat memberi efektif di atas.

Dikutip dari suksestotal.com

Tahukah Anda Apa Rahasia Keberuntungan itu?

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar

Ditulis oleh:

astuti's signature

Rahasia Keberuntungan

Bukan Anda menunggu kaya dulu baru bisa memberi, tapi semakin Anda miskin dan ingin kaya, semakin Anda harus memberi, terlebih dahulu.

Semakin besar Anda memberi, semakin besar pula kekayaan yang akan Anda terima kembali.

~ SuksesTotal.com ~

Ini adalah salah satu bagian paling menyenangkan dari pelajaran hidup sukses kita. Di mana kita belajar apa sebenarnya rahasia mereka yang selalu beruntung dan hoki itu.

Rahasia keberuntungan yang kita sendiri pun kemudian bisa menerapkannya dan menjadi orang yang memiliki nasib baik di setiap kesempatan.

Anda pernah menang undian, menemukan uang di pinggir jalan, dapat door-prize atau hadiah tanpa ikut lomba, bisa pesiar ke luar negeri gratis?

Apa, belum pernah mengalami?

Atau malah sebaliknya? Anda sering banget apes, sial atau celaka?

Lagi, buru-buru ke kantor, ban kempes di jalan yang sepi. Uang yang ditaruh di laci atau dompet dicuri orang. Di kendaraan umum kecopetan, dijambret atau ditodong. Anak sakit-sakitan. Di kantor, pas Anda melakukan satu kesalahan, pas ketahuan. Kalau yang lain yang salah, lolos-lolos saja. Usaha tidak maju-maju, jualan gak pernah laku. Kerja gak juga naik pangkat, dilangkahi sama orang baru melulu.

Dan 'apes-apes' lainnya, yang intinya Anda sering tertimpa musibah atau kerepotan, meski kecil-kecilan. Lebih-lebih lagi bila musibahnya besar.

Wah, wah, wah, hati-hati itu, itu bisa berarti sebuah pertanda, bahwa sudah saatnya Anda tahu satu rahasia ini.

Keberuntungan atau good luck tampaknya seperti suatu faktor acak (random) yang tidak bisa diperkirakan. Begitu juga bad luck, bisa datang kapan saja, tanpa permisi.

Betul? Anda juga berpikir begini? Kalau begitu, Anda benar harus membaca pelajaran berikut tentang rahasia keberuntungan ini.

Sebenarnya nasib baik atau buruk bukanlah sesuatu yang tidak memiliki pola, datang menyerang siapa saja, semau-maunya. Bukan.

Apalagi bila kita mengaku beriman, bukankan prinsip hidup kita adalah bahwa segala sesuatunya telah ada yang mengatur? Kejadian baik atau buruk yang menimpa kita, bukankah sudah ditetapkan-Nya?

Rahasia Keberuntungan

Jadi apa sih rahasia keberuntungan itu?

Apa benar kita akan beruntung bila menemukan "daun semanggi berhelai 4"?

"He.. he.. he... ya nggak, lah. Itu sih cuma takhayul."

Kalau mau tahu rahasia keberuntungan yang sesungguhnya, ini dia ....

Ada satu cara atau rahasia yang bisa Anda terapkan untuk memastikan bahwa nasib baik yang selama ini tidak pernah menghampiri Anda, bisa jadi sahabat Anda mulai sekarang.

Rahasia keberuntungan besar yang sama dengan yang akan membukakan pintu kesuksesan Anda, yaitu... MEMBERI...

Ya, memberi-lah yang masih menjadi kunci jawaban untuk mengatasi semua "kesialan" dan masalah dalam hidup kita.

Memberi akan mengobati semua permasalahan 'keapesan' Anda dan mengubahnya menjadi aliran 'good luck' yang tiada habisnya.

Memberi bisa menjadikan Anda orang paling beruntung (paling 'lucky dan 'hoki') di dunia dalam waktu sekejap, tanpa harus memakai jimat, mantra, jampi-jampi atau apapun yang berbau gaib-gaib dan supra-natural.

(Percaya sama saya, kalau Anda mendapat email berantai yang mengatakan Anda akan celaka kalau tidak menyebarkannya ke sekian orang, dan akan beruntung kalau melakukannya, langsung delete atau hapus saja email tersebut. Karena di sini saya akan ajarkan pada Anda satu 'ajian tolak bala'' paling ampuh sedunia).

Memberi itulah rahasia keberuntungan itu. Memberi memiliki kekuatan ajaib dalam membuka aliran nasib baik ke dalam hidup Anda. Bagaimana pasalnya?

Ini karena, sama seperti sebelumnya, memberi sudah dijamin oleh hukum tenfold return (imbalan sepuluh kali lipat) yang menyertainya.

Hukum ten-fold return inilah yang sekali lagi membuat memberi menjadi senjata ampuh memerangi segala keapesan hidup dan sebaliknya mengharuskan kita menjadi orang yang beruntung bila kita memberi.

Lengkapnya begini.

Memberi = aji tolak bala' super ampuh

Tuhan sudah berjanji akan memberikan imbalan (paling sedikit) sepuluh kali lipat terhadap semua pemberian yang telah kita lakukan, bukan?

Dan kita percaya janji Tuhan tidak akan meleset. Sebagaimana firman-Nya dalam Al Qur'an:

"Sesungguhnya janji Allah adalah selalu benar...,"
Surat Luqman: 33).

Jadi, ketika Anda memberi seseorang uang, katakan, sejumlah Rp. 100.000,-, maka Tuhan harus mengembalikannya kepada Anda sejumlah Rp. 1.000.000,-, ya bukan?

(Sepuluh kali lipatnya, ingat? Itu sebabnya di pelajaran tentang rahasia sukses terbesar saya mengatakan bahwa hukum imbalan sepuluh kali lipat ini perlu dipakai untuk membantu kita mencerna rahasia ini dengan lebih mudah).

Bila Anda berpenghasilan kecil, uang 1 juta itu akan terlihat sangat besar dan bagai rejeki nomplok, bukan? Tapi, Tuhan memang harus dan pasti menciptakan cara untuk mengembalikannya kepada Anda yang telah memberi, sesuai janji-NYA tadi.

Nah, cara yang Tuhan tempuh untuk membalas pemberian Anda inilah yang akan menjadi sumber keberuntungan Anda.

Pertama, karena cara-NYA biasanya sangat kreatif dan tidak terbayangkan oleh kita.

Kedua, karena jumlah yang dikembalikan ke kita jadi sangat besar, sehingga terlihat seperti rejeki nomplok.

Katakan Anda seorang pengangguran, tetapi Anda rutin memberi setiap bulannya Rp. 100.000,- entah bagaimana caranya. Dan ini berarti bahwa Tuhan akan segera menciptakan cara untuk memberikan Anda 10 kali 100 ribu tadi, atau Rp. 1 juta, setiap bulannya.

Maka, itu berarti Tuhan mau tidak mau harus memberi Anda sebuah pekerjaan, atau sumber penghasilan lain, atau menjadikan Anda orang yang selalu beruntung, misalnya Anda jadi bisa memenangkan undian, mendapatkan hadiah, menemukan uang, mendapat proyek, dibantu orang dan sebagainya, agar uang 1 juta rupiah tadi bisa mencapai Anda kembali.

Di mata kita itu sebuah keberuntungan bukan, seorang pengangguran mendapat 1 juta rupiah (halal) tiap bulannya, dengan cara yang bermacam-macam?

Masuk akal?

Saya berani menjamin, metode ini ampuh, karena sayalah bukti nyata bahwa memberi adalah rahasia keberuntungan.

ApesTotal.com karena pelit

Saya pernah hidup dengan mental dan cara berpikir miskin. Takut memberi, berzakat hanya setahun sekali, selalu berhemat, cemas dan khawatir kehilangan uang setiap saat. Intinya, saya hidup dengan penuh kepelitan, walau kepelitan tersebut, menurut saya, memiliki alasan yang kuat. Saya memang tidak punya uang.

Tapi ternyata, semakin pelit saya, semakin sering apes-lah saya.

Bayangkan, saya pernah belanja di supermarket dan di situ saya dituduh mencopet sehingga harus digiring dan digeledah satpam di kantornya. Apa bukan sial itu? Memang saya tidak bersalah dan mereka kemudian meminta maaf akan insiden tersebut, tapi bukankah itu sebuah kesialan?

Saya pernah kehilangan kamera digital mahal yang baru sebulan saya beli dengan nyicil di kartu kredit selama setahun. Tuh, apa bukan bonyok itu namanya? Bayar cicilan tetap jalan, tapi barangnya sudah raib entah ke mana.

Saya pernah kecopetan seluruh uang gajian satu bulan yang baru saja saya terima sejam sebelumnya, bersama uang arisan teman kantor yang saya pegang. Hp dicuri orang. Komputer kesambar petir dan kebakar. Anak keserempet mobil. Suami tabrakan. Dan sebagainya.

Pokoknya, kalau saya rinci semua ke'celaka'an yang saya alami DAHULU sebelum saya tahu rahasia ini, mungkin satu website penuh ini tidak cukup, dan nama situsnya akan terpaksa saya ganti jadi APES TOTAL.com.....he...he..he.

Anehnya, saya tidak juga ngeh akan kondisi ini meskipun sering kali saya mendengar nasehat bernada guyon, "Wah kamu itu kurang sedekah....". (See, this is not really a secret sebenarnya, karena sudah ada orang-orang bijak dan bermata hati jernih yang tahu. Tapi orang kebanyakan, saya yakin, adalah seperti saya ini, yang gak dong..dong juga kalau tidak ditunjukkan di depan matanya).

Memang benar, kuncinya adalah memberi. (Saya gunakan istilah memberi, karena kata ini, sekali lagi, artinya jauh lebih luas dari sedekah. Sedekah hanya satu jenis saja dari makna memberi yang luas sekali).

Syetan menakut-nakuti kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedangkan Allah menjanjikan untukmu ampunan dan karunia. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya (balasan yang baik dari-Nya)....

~ Qur'an: Al-Baqarah: 268 ~

UntungTerus.com dengan memberi

Sejak saya praktekkan memberi secara rutin, saya merasakan nasib saya berubah 180 derajat.

Mula-mula aliran kran rejeki saya kecil. Tapi seiring semakin rutin dan semakin besarnya jumlah yang saya berikan, entah itu dalam bentuk zakat harta yang saya bayar tiap bulannya, tidak menunggu setahun, sedekah, infak, hadiah dsb., semakin banyak pula yang kembali kepada saya. Makin besar jumlah 'kejutan-kejutan' yang saya terima.

Berikut, daftar keberuntungan saya.

(Saya harap ini memberi Anda inspirasi dan 'keberanian' untuk memberi. Karena, memberi itu bisa menakutkan, lho. Bayangkan, uang Anda tinggal Rp.50.000, untuk belanja, transport dan uang saku anak hari ini. Lalu ada orang yang meminta bantuan untuk apapun sejumlah itu. Akan beranikah Anda memberikannya, kalau itu uang terakhir Anda? Atau seperti skenario putri Nabi, Fatimah, yang hanya punya satu harta berharga, beranikah Anda memberikannya kepada seorang pengemis tidak dikenal? Atau skenario-skenario lain yang mirip seperti ini.

Ya, memberi bisa menakutkan. Jadi mudah-mudahan, bila Anda membaca apa saja yang sudah bisa saya capai dengan cuma bermodalkan "memberi" ini, Anda bisa kembali berani mempercayai "PENJAGAAN" Tuhan.)

Oh ya, semua keberuntungan yang terjadi pada saya ini, bukan terjadi dalam kurun waktu lama, lho. Semua ini terjadi hanya dalam waktu beberapa tahun (4-5 tahun) saja sejak saya mengetahui & menerapkan rahasia ini.

  • Saya pernah mendapatkan doorprize-doorprize dan hadiah undian seperti berikut ini, TV warna 14 inch (2x), rice cooker (3x), kipas angin (2x), DVD player, lemari buku, meja komputer, voucher belanja sebuah Supermarket Rp 500.000 (juga 2x), voucher toko buku (tidak terhitung lagi sering dan banyaknya), jam tangan mahal, presto cooker, scooter anak, tiket Pesawat GARUDA Jakarta-Yogyakarta PP (hadiah doorprize utama). (Hampir semua peralatan rumah tangga saya adalah hasil hadiah.)

  • Saya pernah menemukan selembar uang Rp 50.000,- di dalam sebutir kacang dari sebungkus kacang asin yang saya beli. (Padahal, saya tidak sengaja dan tidak pernah sebelumnya membeli kacang asin merk itu.

  • Suatu saat saya sedang lari pagi, selembar uang Rp.100.00an tertiup angin dan terbang ke arah saya, entah dari mana. (Mirip film atau sinetron ya? Tapi ini benar.)

  • Saya pernah mendapat pengembalian uang pajak yang jumlahnya besar dan tanpa terduga sama sekali sekali.

  • Setiap anak saya ulang tahun (sampai sekarang), seorang teman dari luar negeri yang telah kembali ke negaranya bertahun lalu, masih dengan rutin mengirimkan hadiah ulang tahun berupa baju, mainan, buku dan sepatu anak yang bagus dan mahal-mahal.

  • Saya sering sekali diundang makan-makan di restoran dan hotel mahal, gratis. (Makanan termahal yang pernah saya nikmati sampai saat ini adalah semangkok sup jamur seharga US $ 68 (Baru satu jenis makanan saja). Dengan nilai tukar dollar AS lebih dari 12.000 ribu rupiah saat itu, saya sampai nyaris keceplosan untuk minta mentahnya saja...he...he..he.)

  • Paling tidak sudah 4 kali saya mendapat kesempatan pesiar (jalan-jalan) ke luar negeri dengan gratis, tis... semua dibayari dan malah diberi uang saku.

  • Saya pernah dikirimi hadiah ulang tahun oleh seorang teman lain lagi (padahal saya tidak merayakannya), berupa uang sejumlah 1800 dollar Australia, dengan nilai tukar saat itu Rp.8.500,- per dollarnya (atau lebih dari 15 juta rupiah setelah dikurs-kan).

  • Pernah ketika saya mengalami masalah dan tidak tahu lagi harus bagaimana karena uang yang saya butuhkan besar sekali (puluhan juta rupiah), ada saudara saya yang datang mengulurkan pertolongannya, tanpa saya harus meminta sama sekali....:-)

  • Saya sering mendapat tiket gratis menonton konser dan pertunjukkan mahal seperti Balet Rusia, pementasan teater, acrobat China, dsb..

  • Di pekerjaan saya, saya pernah mengalami kenaikan gaji 100% hanya dalam tempo satu tahun. Dan ini terjadi paling tidak 4 kali. Katakan, pertama kali saya bekerja gaji saya 800 ribu, tahun berikutnya 1,6 juta. Eh, tahun berikutnya, diberi lagi kenaikan gaji 100% jadi 3,2 juta. Dan sekarang ini, gaji saya juga sudah berlipat 2 kali lagi, jadi 6,4 juta perbulannya. (Harap dicatat, angka ini hanya ilustrasi saja bukan jumlah gaji saya yang sebenarnya).

    Coba kalau bukan beruntung, apa ini namanya? Kenaikan gaji 100 - 200 ribu perak pertahun itu sudah biasa. Tapi kenaikan dua kali lipat dari gaji yang ada, luar biasa bukan?

  • Yang tidak kalah pentingnya, sejak rutin memberi kami sekeluarga lebih banyak sehat sentosa-nya. Musim boleh berganti, kesehatan kami tetap terjaga (walau di rumah saya ada 3 orang anak kecil yang biasanya rentan penyakit). Alhamdullilah. (Bukankah ada yang bilang, kesehatan itu harta dan rejeki paling berharga?).

Alhamdullilah...alhamdulillah...alhamdulillah...

Thank you, thank you, thank you, God, for all Your blessings, guidance, protection, and everything.

PENTING

Jangan salah sangka. Saya membuat daftar keberuntungan saya di atas bukan dengan tujuan pamer atau takabur (sombong). Sama sekali bukan.3X.

Seperti sudah saya katakan, tujuan pertama saya adalah untuk memotivasi Anda agar tidak takut memberi. Untuk meyakinkan Anda bahwa MEMBERI itu "MENGHASILKAN", bahwa memberilah rahasia keberuntungan hidup itu.

saya juga ingin membuka mata Anda bahwa apa yang saya ceramahkan ke Anda selama ini itu benar adanya. Saya salah satu bukti nyatanya.

Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah pasti akan menggantinya dan DIA-lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.

~ Q ur'an: Surat Saba': 39 ~

Tujuan kedua, untuk membuktikan betapa beragamnya cara yang Tuhan tempuh untuk mengembalikan pemberian kita, dengan berlipat ganda, dan membuat Anda orang yang selalu beruntung.

TUHAN itu sangat kreatif (ya iyalah, kan DIA sang MAHA Kreatif alias OUR CREATOR). Jadi seringkali cara yang dipakai-NYA untuk membalas kita juga unik dan luar biasa.

Nah, inilah yang membuat kita terus-menerus mengalami nasib baik atau keberuntungan, selama kita terus memberi.

Karena, sekali lagi, selama Anda terus memberi, Tuhan akan harus terus menciptakan cara dan sarana untuk membuat pemberian kita tadi kembali kepada kita.

  • Bisa jadi DIA akan menghindarkan kita dari segala macam bencana, musibah, kecelakaan, penyakit atau gangguan kesehatan lainnya yang menghabiskan harta.

  • Bisa jadi DIA akan mengangkat kesedihan, kedukaan dan kedepresian dalam hidup kita sehingga kita tidak perlu mengeluarkan uang untuk membayar biaya konseling psikiater yang mahal.

  • Bisa jadi juga DIA akan mengubah suatu sistem di tempat kerja (misalnya perubahan sistem penggajian) atau bahkan di level negara (seperti perubahan perhitungan pajak yang saya alami) untuk memungkinkan kita mendapat limpahan rejeki.

  • Atau DIA akan menggerakkan hati orang untuk menolong kita, memberi kita hadiah, bantuan, perhatian dan persahabatan.

  • Atau Dia akan menjauhkan dan menjaga kita dari orang-orang yang bisa membawa keburukan dan hanya akan merugikan kita, seperti penjahat, orang yang mangajak berbuat sesat, atau semua mereka yang punya niat tidak baik pada kita

  • Bila kita karyawan, perusahaan kita akan dimajukan dan dijaga kelangsungan hidupnya, agar sumber penghasilan kita juga terus terjaga.

  • Bila kita wirausahawan, DIA bisa membuat bisnis kita ramai dan jualan kita laris manis, sehingga kita untung bertambah-tambah.

  • Atau kadang juga, imbalan kita itu diberikan dengan cara yang aneh, unik, luar biasa tapi menyenangkan, seperti menemukan uang di pinggir jalan, mendapatkan hadiah selembar uang di dalam sabun mandi yang kita pakai, menang undian, dsb.

  • Atau mungkin dengan mendapat diskon untuk pembelian yang kita lakukan, atau bunga 0% untuk pinjaman. Atau kemungkinan-kemungkinan lain yang tidak terhitung jumlahnya. (Sampai ada yang bilang bahwa Tuhan itu punya selera humor yang tinggi dan bahwa HE works in mysterious ways).

Yang jelas, dengan segala cara, pemberian kita HARUS kembali ke kita berlipat ganda sesuai JANJI-NYA.

Nah sekarang coba Anda bayangkan kalau seluruh warga bangsa ini menerapkan ikhlas memberi di setiap saat, di setiap kesempatan. Berlomba-lomba mereka untuk saling memberi, berbagi dan mengasihi sesama. Maka bukankah Tuhan kemudian harus menciptakan cara untuk memakmurkan dan memajukan bangsa ini secara keseluruhan sehingga taraf hidup SEMUA warganya MENINGKAT?

Bukankah Tuhan kemudian harus menetapkan cara agar memungkinkan semua orang yang telah memberi tersebut mendapatkan imbalan berlipat ganda mereka?

Di sinilah bagaimana memberi bila diterapkan oleh semua orang pada akhirnya akan membawa keajaiban untuk kehidupan seluruh bangsa dan negara ini.

Memberi = Isyarat meminta tolong

Sekarang ini, memberi telah menjadi salah satu alat penolong utama saya dalam kehidupan sehari-hari, dalam semua kondisi.

Entah sedang banyak rejeki, atau, terlebih lagi, pada saat saya sedang bokek. Justru, pada saat saya membutuhkan bantuan, atau semakin saya dalam masalah gawat, dan semakin saya kehabisan uang, maka hal pertama yang harus saya lakukan adalah memberi.

Karena saya tahu, dengan memberi tersebut, saya telah menghidupkan sinyal atau alarm SOS kepada Tuhan untuk mengirimkan bantuan-NYA.

Jadi kalau Anda butuh uang banyak dalam waktu cepat, apa yang Anda bisa lakukan? Ya, betul, silahkan memberi.

Uang sejumlah sepuluh kali lipat pemberian Anda, akan segera menuju Anda.

Kalau Anda sedang dalam kesulitan, apa yang Anda lakukan? Ya, betul, memberi juga.

Maka pertolongan Sang Maha Kuasa akan segera menghampiri Anda.

Bila Anda beruntun terkena musibah dan masalah, apa jalan keluarnya? sekali lagi, betul. Silahkan membayarkan zakat Anda, memberi sedekah atau hadiah.

Maka nasib malang tadi akan segera berubah.

Insya'allah...

Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan siang hari...mereka mendapat pahala...dan Tidak ada kekhawatiran ... dan tidak pula mereka bersedih hati.

~ Q ur'an: Al-Baqarah: 274 ~

Dikutip dari suksestotal.com