Home

Tampilkan postingan dengan label Skripsi Pendidikan Bahasa Jepang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Skripsi Pendidikan Bahasa Jepang. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Oktober 2012

SKRIPSI Pendidikan Bahasa Jepang: PENGARUH PEMBERIAN MOTIVASI DENGAN MODEL ARCS TERHADAP HASIL BELAJAR HURUF HIRAGANA SISWA SMK SMIP YPPT BANDUNG

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah dilatar belakangi oleh kesulitan siswa dalam mempelajari huruf Jepang, khususnya huruf hiragana. Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah kesulitan dalam mengingat huruf, kesulitan dalam membaca atau mengucapkannya, kesulitan dalam membedakan huruf, serta kesulitan dalam menulis huruf dengan urutan yang benar.  Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dalam penelitian ini penulis memberikan solusi melalui pemberian motivasi dengan model ARCS dalam pembelajaran huruf hiragana. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran serta pengaruh yang signifikan dari hasil belajar siswa dan mengetahui tanggapan siswa mengenai pemberian motivasi dengan model ARCS terhadap hasil belajar huruf hiragana.  Penelitian ini menggunakan metode “Pre-Experimental” dengan desain eksperimen yang digunakan adalah “One Group Pretest-Posttest Design”. Sampel atau sumber data penelitian ini adalah siswa kelas X AP (Akomodasi Perhotelan) 1 SMK SMIP YPPT Bandung tahun ajaran 2011/2012 yang berjumlah 30 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes dan angket.  Dari hasil analisis data diketahui bahwa pemberian motivasi dengan model ARCS terhadap hasil belajar huruf hiragana memberi pengaruh yang signifikan kepada siswa. Hal ini dibuktikan dengan berhasilnya guru memberikan motivasi terhadap siswa yang menunjukkan dengan perolehan t_hitung sebesar 30,55 yang lebih besar dari nilai signifikansi t_tabel 2,04 pada taraf 5% dan 2,76 pada taraf 1% pada nilai db= 29. Selain itu, dari data angket diketahui bahwa pemberian motivasi dengan model ARCS terhadap hasil belajar huruf hiragana ini pun mendapat tanggapan yang positif dari para siswa karena dapat meningkatkan semangat serta minat belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka diharapkan bagi para pengajar dapat menggunakan pemberian motivasi dengan model ARCS dalam kegiatan belajar mengajar, khususnya pembelajaran bahasa Jepang. Serta disarankan untuk menggunakan PTK (penelitian tindakan kelas) dalam pembelajaran bahasa Jepang, karena kegiatan ini tidak bisa dilaksanakan hanya dalam satu pertemuan.

Daftar Isi s_jep_0801201_table_of_content.pdf
Bab I s_jep_0801201_chapter1.pdf
Bab II s_jep_0801201_chapter2.pdf
Bab III s_jep_0801201_chapter3.pdf
Bab IV s_jep_0801201_chapter4.pdf
Bab V s_jep_0801201_chapter5.pdf
Daftar Pustaka s_jep_0801201_bibliography.pdf

Senin, 22 Oktober 2012

EFEKTIVITAS PERMAINAN PAS IQ-SET SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA JEPANG

Posted by Arfiyan Setiawan | On: , | 0 komentar
Proses belajar mengajar kadang kala membosankan apabila materi yang disampaikan kurang menarik atau kompleks. Terutama dalam pembelajaran kosakata bahasa Jepang membutuhkan media  yang tepat untuk memahamimya. Melihat hal itu, maka diperlukan media pembelajaran yang dapat memecahkan permasalahan siswa untuk  tetap fokus terhadap materi pelajaran yang disampaikan.  Metode dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest control group design. Eksperimen dilaksanakan SMA Pasundan 2 bandung kelas XI tahun ajaran 2011/2012. Sampel terdiri atas 40 orang siswa kelas XI IPA 4 SMA Pasundan 2 Bandung yang dibagi menjadi dua kelompok. Sampel pertama terdiri dari 20 orang kelompok eksperimen dan sampel kedua terdiri dari 20 orang kelompok kontrol. Untuk memperoleh data, peneliti menggunakan instrumen tes dan angket. Tes dilakukan dua kali, yaitu pre-test (tes awal) yang dilakukan sebelum dilaksanakannya perlakuan (treatment) media PAS IQ-Set dan post-test (tes akhir) dilakukan untuk mengukur hasil dari pembelajaran setelah dilakukan perlakuan (treatment) media PAS IQ-Set. Berdasarkan analisis setelah melakukan post-test, hasil percobaan menunjukkan rata-rata kelas eksperimen adalah 84,dan kelas kontrol adalah 75. Maka, diperoleh t hitung sebesar 4,59 sedangkan t tabel dengan derajat kebebasan (db) yaitu 38 pada taraf signifikansi 5% sebesar 2,021 dan pada taraf signifikansi 1% sebesar 2,704. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Hk diterima karena t hitung > t tabel (4,59> 2,704). Berdasarkan efektivitas kriteria pembelajaran, pembelajaran kosakata bahasa Jepang dengan menggunaan media permainan "PAS IQ-SET" adalah efektif (terdapat perbedaan yang signifikan). Berdasarkan analisis terhadap penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan instrument non tes atau angket, respon siswa terhadap pembeajaran kosakata menggunakan media PAS IQ-Set tergolong baik. Sebagian besar siswa setuju bahwa metode tersebut dapat mengefektifkan waktu belajar, lebih cepat memahami kosakata, dan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan karena tidak monoton.

Daftar Isi s_jep_0807392_table_of_content.pdf
Bab I s_jep_0807392_chapter1.pdf
Bab II s_jep_0807392_chapter2.pdf
Bab III s_jep_0807392_chapter3.pdf
Bab IV s_jep_0807392_chapter4.pdf
Bab V s_jep_0807392_chapter5.pdf
Daftar Pustaka s_jep_0807392_bibliography.pdf